Meme Kedubes AS di Ukraina Bikin Gerah Rusia, Cek Fakta Lengkapnya

Rabu, 23 Februari 2022 - 09:05 WIB
loading...
A A A
Pada saat bangsa Mongol melakukan invasi habis-habisan ke Eropa Timur pada 1237, Rus Kiev adalah bayangan dari diri mereka sebelumnya, dan bangsa Mongol menaklukkan hampir semua negara bagian Rus kecuali Novgorod.

Pengepungan Kiev tahun 1240 menghancurkan kota itu, dengan orang-orang Mongol membakar sebagian besar kota dan membantai atau memperbudak hampir semua penduduknya.

Penyebutan pertama Moskow dalam catatan sejarah adalah sekitar tahun 1147, dan ketika bangsa Mongol menyerbu 90 tahun kemudian.

Moskow saat itu masih merupakan pos perdagangan kecil yang diperintah Vladimir-Suzdal. Namun, Moskow segera jatuh di bawah kekuasaan Alexander Nevsky, Pangeran Novgorod yang terkenal.

Alexander Nevsky menggunakan hubungan persahabatannya dengan Gerombolan Emas (Golden Horde) Mongolia untuk memenangkan penunjukan sebagai Pangeran Agung Vladimir dan kemudian bahkan menguasai Kiev.

Putra Alexander, Daniel, mewarisi Moskow, yang menikmati stabilitas politik yang unik seperti kerajaan-kerajaan Rus lainnya hancur, dan tumbuh kaya dan berkuasa setelah memenangkan konsesi penting dari Golden Horde untuk menjadi satu-satunya pemungut pajak dari kerajaan Rus lainnya.

Pada 1480, Moskow telah menjadi kerajaan yang cukup kuat untuk menghadapi tentara Mongolia dan menang.

Moskow meraih kemenangan de facto di Sungai Ugra, ketika bangsa Mongol melarikan diri dan bukannya mencoba menyeberangi sungai untuk mengakhiri perlawanan Moskow.

Kemenangan itu berarti Moskow menjadi "pengumpul" tanah Rusia menjadi kerajaan baru dan lebih besar, seperti yang dikatakan seorang sejarawan.

“Pengumpul” itu, Pangeran Agung Ivan III, adalah orang pertama yang secara tidak resmi menyebut dirinya Tsar (Caesar) setelah dia menikahi Sophia Palaiologina, putri kaisar Bizantium terakhir, yang kekaisarannya telah dihancurkan Kekaisaran Ottoman (Turki Ustmani).

Pada 1492, Patriark Metropolitan Moskow, Zosimus, mendeklarasikan Ivan "Tsar Constantine baru dari kota baru Constantine, Moskow."

Sisanya, seperti yang mereka katakan, adalah sejarah.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved