Dikeroyok AS dan NATO, Rusia Dibela Kuba

Minggu, 20 Februari 2022 - 14:11 WIB
loading...
A A A
Selama berbulan-bulan AS dan NATO mengkhawatirkan keberadaan pasukan Rusia di perbatasan Ukraina. The New York Times melaporkan para pejabat AS saat ini memperkirakan bahwa Rusia memiliki hingga 190.000 tentara yang ditempatkan di sepanjang perbatasan Ukraina dan di wilayah timur negara itu. Klaim dari pejabat Rusia bahwa mereka mengurangi jumlah pasukan awal pekan ini dibantah oleh NATO dan AS, yang menyebut bahwa Rusia tampaknya melakukan yang sebaliknya.

Gedung Putih percaya bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin bermaksud untuk melancarkan serangan ke Ukraina dalam beberapa hari mendatang, menargetkan ibu kotanya, Kiev. Para pemimpin di wilayah Ukraina yang didukung Rusia meminta unit militernya untuk memobilisasi pada hari Sabtu.

Baca juga: Putin: Barat akan Terapkan Sanksi Rusia dalam Kasus Apa Pun

Ukraina telah menuduh Rusia berusaha menciptakan dalih untuk invasi. Moskow dengan tegas membantah tuduhan itu. Pada hari Jumat, wilayah Donetsk dan Lugansk yang memisahkan diri mengumumkan evakuasi mendesak warga sipil ke Rusia, mengutip kekhawatiran akan ancaman "terobosan" oleh pasukan Ukraina, yang juga dibantah oleh Kiev.

Para pemimpin dua republik separatis di Ukraina timur memerintahkan perempuan dan anak-anak untuk melarikan diri dan sesegera mungkin menuju Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
AS Habiskan Rp671 Triliun...
AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi
Rekomendasi
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Berita Terkini
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved