Ortu Siswi Muslim India: Apa Salahnya Jika Anak Kami Berhijab?

Rabu, 16 Februari 2022 - 17:37 WIB
loading...
Ortu Siswi Muslim India:...
Ortu Siswi Muslim India: Apa Salahnya Jika Anak Kami Berhijab?. FOTO/Reuters
A A A
UDUPI - Sekolah-sekolah dibuka kembali di India selatan di bawah pengamanan ketat pada Rabu (16/2/2022). Pemerintah melarang pertemuan publik, menyusul protes keberadaan gadis-gadis Muslim yang mengenakan hijab di ruang kelas.

Ketegangan tinggi di negara bagian Karnataka muncul sejak akhir tahun lalu, ketika setidaknya empat siswi dilarang mengenakan hijab. Larangan itu memicu protes yang menyebar ke seluruh India. Dalam upaya untuk meredakan ketegangan, pemerintah negara bagian Karnataka menutup sementara sekolah pada pekan lalu.

Baca: Dikritik 57 Negara OKI soal Larangan Hijab, India Kesal

Ketegangan terjadi ketika Pengadilan Tinggi Karnataka memberlakukan larangan sementara terhadap pemakaian semua simbol agama di sekolah, sambil mempertimbangkan larangan jilbab.

Ketika ruang kelas dibuka kembali di negara bagian itu pada Selasa dan Rabu, polisi dengan tongkat dikerahkan di luar beberapa sekolah. Pihak berwenang juga memberlakukan Pasal 144 - undang-undang yang melarang pertemuan lebih dari empat orang - di beberapa distrik.

Tidak ada laporan gangguan yang muncul, tetapi media lokal pada awal pekan ini mengatakan beberapa gadis Muslim memilih untuk tidak menghadiri kelas atau mengikuti ujian ketika diminta untuk melepas hijab mereka.

Baca: AS: Larangan Hijab di India Langgar Kebebasan Beragama

"Kami telah tumbuh dengan mengenakan jilbab sejak kecil dan kami tidak bisa melepaskannya. Saya tidak akan menulis ujian, saya akan pulang," outlet media News Minute melaporkan, mengutip seorang gadis muda.

"Mahasiswa hindu pakai vermilion, mahasiswa kristen pakai tasbih, apa salahnya jika anak kami berhijab?" kata orang tua seorang siswi Muslim, kepada penyiar NDTV.

Orang tua siswi lainnya, Nasir Sharif (43) mengatakan, putrinya yang berusia 15 tahun disuruh melepas jilbabnya di gerbang sekolah pada Rabu di distrik Chikmagalur. Dia membujuk otoritas sekolah untuk mengizinkannya menghapusnya hanya di kelas.

Baca: Diusir karena Kenakan Jilbab, Mahasiswi India: Agama Kami Dihina

"Putri saya telah mengenakan jilbab sejak dia berusia lima tahun. Itu untuk melindungi martabatnya. Apa yang mereka minta kami lakukan adalah memalukan," kata Sharif kepada AFP, seperti dikutip dari Channel News Asia.

Sebuah video di media sosial yang tidak dapat diverifikasi secara independen menunjukkan sekitar selusin gadis berburka berteriak, "Kami menginginkan keadilan! Allahu Akbar (Tuhan Maha Besar)", setelah dilarang masuk kelas.



Perselisihan tersebut telah meningkatkan ketakutan di kalangan Muslim di India, dengan banyak yang mengatakan mereka merasa diserang oleh pemerintah Perdana Menteri nasionalis Hindu Narendra Modi.

Rashad Hussain, Duta Besar Amerika Serikat untuk kebebasan beragama internasional, mentweet pekan lalu bahwa larangan jilbab di sekolah-sekolah "melanggar kebebasan beragama dan menstigmatisasi serta meminggirkan perempuan dan anak perempuan".
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Tragis! 5 Orang Sekeluarga...
Tragis! 5 Orang Sekeluarga Tewas Disambar Petir
Rekomendasi
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
Berita Terkini
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved