Mengerikan, Ini yang Terjadi jika Rusia Mengebom Nuklir Ukraina

Rabu, 16 Februari 2022 - 02:00 WIB
loading...
A A A
Efek ledakan bisa meregang hingga Chernobyl dan perbatasan Belarusia.

Menurut Nukemap, radius kerusakan ledakan ringan akan mencakup area 26,450km persegi.

Mereka yang berada di area ini akan berekspektasi melihat jendela mereka pecah, yang akan menyebabkan banyak orang terluka di sekitar penduduk yang datang ke jendela setelah melihat kilatan ledakan nuklir.

Selama konferensi pers bersama dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Putin mengatakan mengizinkan Ukraina bergabung dengan NATO akan meningkatkan kemungkinan konflik Rusia-NATO. Dia menambahkan peristiwa seperti itu bisa berubah menjadi perang nuklir.

Dia menegaskan bahwa perang dengan Eropa dan Rusia kemungkinan akan terjadi jika Ukraina bergabung dengan NATO dan kemudian berusaha untuk merebut kembali Crimea yang sekarang menjadi bagian dari Rusia.

"Tentu saja, potensi persatuan NATO dan Rusia tidak ada bandingannya," ujar Putin.

“[Rusia] adalah salah satu kekuatan nuklir terkemuka di dunia dan lebih unggul dari banyak negara itu dalam hal jumlah komponen kekuatan nuklir modern," imbuh Putin.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Istana Kepresidenan...
Istana Kepresidenan Slovenia Kibarkan Bendera Palestina, Singgung Genosida Gaza
Rekomendasi
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
Berita Terkini
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved