Marah, Korut Peringatkan Korsel Berhenti Bicara Denuklirisasi
Sabtu, 13 Juni 2020 - 16:25 WIB
loading...
A
A
A
Pernyataan Kwon muncul sehari setelah Pyongyang mengeluarkan kecaman pedas terhadap Amerika Serikat pada peringatan kedua puncak pertemuan di Singapura di mana Presiden AS Donald Trump berjabat tangan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.
Dalam kecaman kerasnya, Pyongyang mempersoalkan cara Washington dalam beberapa bulan terakhir dan meragukan masa depan proses pembicaraan nuklir yang lama menemui jalan buntu. (Baca juga: Bom B61-12 Memungkinkan Trump Rampas Senjata Nuklir Korut )
"Korea Utara akan terus membangun kekuatan kami untuk mengatasi ancaman terus-menerus dari Amerika Serikat," kata Kwon.
Hubungan antar-Korea retak sejak runtuhnya pertemuan puncak kedua AS-Korea Utara di Hanoi pada Februari tahun lalu. Perundingan menemui kebuntuan mengenai konsesi yang bersedia ditawarkan Washington sebagai imbalan atas tindakan denuklirisasi Pyongyang.
Dalam kecaman kerasnya, Pyongyang mempersoalkan cara Washington dalam beberapa bulan terakhir dan meragukan masa depan proses pembicaraan nuklir yang lama menemui jalan buntu. (Baca juga: Bom B61-12 Memungkinkan Trump Rampas Senjata Nuklir Korut )
"Korea Utara akan terus membangun kekuatan kami untuk mengatasi ancaman terus-menerus dari Amerika Serikat," kata Kwon.
Hubungan antar-Korea retak sejak runtuhnya pertemuan puncak kedua AS-Korea Utara di Hanoi pada Februari tahun lalu. Perundingan menemui kebuntuan mengenai konsesi yang bersedia ditawarkan Washington sebagai imbalan atas tindakan denuklirisasi Pyongyang.
(mas)
Lihat Juga :