Takut Diserbu Rusia, Ukraina Bisa Batalkan Rencana Gabung NATO

Senin, 14 Februari 2022 - 14:29 WIB
loading...
A A A
Dia kemudian menunjukkan beberapa perwakilan dari blok militer NATO juga mendukung opsi itu.

Baca juga: Presiden Jerman pada Putin: Lepaskan Jerat di Leher Ukraina!

“Anda tahu, kadang-kadang kami akan mendengar suara dari NATO bahwa ‘Teman-teman, mungkin, sungguh, kami akan dapat menghindari…’” papar duta besar itu, mengakhiri kalimatnya, dilansir RT.com pada Senin (14/2/2022).

Namun, Prystaiko kemudian menyesali fakta Ukraina bukan bagian dari NATO saat ini, tidak seperti beberapa negara lain yang berbatasan dengan Rusia.

Dia mencatat, Kiev harus menghadapi musik sendirian jika krisis seperti saat ini berubah menjadi konflik militer.

“Kami akan tetap tidak dilindungi oleh siapa pun, oleh teman mana pun, tidak menjadi anggota aliansi mana pun, ketika semua orang, semua tetangga kami, sudah berada dalam organisasi,” ujar diplomat itu, merujuk pada Polandia, Republik Slovakia, Rumania, Bulgaria, dan Turki yang jadi anggota NATO.

Dia berpendapat status negara-negara ini sebagai negara anggota NATO “tidak mengubah keamanan Rusia.” Dia bersikeras “penambahan” Ukraina juga tidak akan mengubahnya.

Diminta Nolan untuk mengklarifikasi pernyataannya tentang NATO agar tidak "hilang dalam terjemahan", Prystaiko tampaknya mengkonfirmasi Kiev mungkin mempertimbangkan kembali aspirasinya untuk bergabung dengan blok tersebut, tetapi mengakui bahwa dengan mengatakan demikian dia "sedikit bertentangan" dengan konstitusi Ukraina, yang sejak 2019 mencakup ketentuan yang menjadikan keanggotaan di NATO sebagai tujuan strategis bagi pemerintah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Pemerintah Arab Saudi...
Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian
Rekomendasi
Hary Tanoesoedibjo Harap...
Hary Tanoesoedibjo Harap Atlet Maksimalkan Kemampuan di IIO 2026
Kemhan Gandeng Kemenkes...
Kemhan Gandeng Kemenkes Investigasi Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Berita Terkini
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved