Takut Diserbu Rusia, Ukraina Bisa Batalkan Rencana Gabung NATO
Senin, 14 Februari 2022 - 14:29 WIB
loading...
A
A
A
“Yang saya katakan di sini adalah kami fleksibel, berusaha mencari jalan keluar terbaik. Jika Anda harus melalui beberapa konsesi serius, itu adalah sesuatu yang mungkin kami lakukan, itu pasti,” papar duta besar itu.
Moskow telah berulang kali membunyikan alarm atas ekspansi NATO ke arah timur, merujuk ke Rumania, misalnya, sebagai "pos terdepan NATO" dan "ancaman langsung" terhadap keamanan Rusia setelah Bucharest setuju menampung elemen sistem anti-rudal NATO di wilayahnya.
Proposal keamanan Rusia, diresmikan pada Desember dan bertujuan meningkatkan stabilitas di Eropa, membayangkan penarikan pasukan asing, peralatan dan senjata dari bekas negara Pakta Warsawa yang bergabung dengan NATO setelah 1997, termasuk dari Bulgaria dan Rumania.
Salah satu tuntutan inti Rusia adalah agar Ukraina tidak pernah menjadi anggota blok militer, sesuatu yang sampai sekarang tidak diberikan indikasi yang mungkin dipertimbangkan Kiev.
Washington dan NATO sebelumnya menolak tuntutan utama Rusia untuk jaminan tertulis bahwa blok militer yang dipimpin AS tidak akan memperluas lebih dekat ke perbatasannya.
Adapun Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan Kremlin "tidak memiliki hak veto" atas tawaran NATO pada Ukraina.
Moskow telah berulang kali membunyikan alarm atas ekspansi NATO ke arah timur, merujuk ke Rumania, misalnya, sebagai "pos terdepan NATO" dan "ancaman langsung" terhadap keamanan Rusia setelah Bucharest setuju menampung elemen sistem anti-rudal NATO di wilayahnya.
Proposal keamanan Rusia, diresmikan pada Desember dan bertujuan meningkatkan stabilitas di Eropa, membayangkan penarikan pasukan asing, peralatan dan senjata dari bekas negara Pakta Warsawa yang bergabung dengan NATO setelah 1997, termasuk dari Bulgaria dan Rumania.
Salah satu tuntutan inti Rusia adalah agar Ukraina tidak pernah menjadi anggota blok militer, sesuatu yang sampai sekarang tidak diberikan indikasi yang mungkin dipertimbangkan Kiev.
Washington dan NATO sebelumnya menolak tuntutan utama Rusia untuk jaminan tertulis bahwa blok militer yang dipimpin AS tidak akan memperluas lebih dekat ke perbatasannya.
Adapun Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan Kremlin "tidak memiliki hak veto" atas tawaran NATO pada Ukraina.
(sya)
Lihat Juga :