Pasukan Israel Tembak Mati Remaja Palestina dalam Bentrok di Tepi Barat
Senin, 14 Februari 2022 - 14:14 WIB
loading...
A
A
A
Menurut militer Zionis, Jaradat dan yang lainnya telah melakukan penembakan fatal baru-baru ini terhadap seorang pemukim Yahudi di Tepi Barat.
Bentrok pecah menjelang pembongkaran rumah yang direncanakan, di mana beberapa warga Palestina melemparkan bahan peledak ke arah pasukan Israel.
"Pasukan mengidentifikasi sejumlah perusuh bersenjata, dan menembak ke arah mereka untuk menetralisir ancaman," lanjut pernyataan militer tanpa mengomentari langsung kematian remaja tersebut.
Israel secara teratur menghancurkan rumah-rumah individu yang dituduh telah melakukan serangan terhadap orang Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
Praktik yang kerap memicu ketegangan itu dikecam oleh para kritikus sebagai bentuk hukuman kolektif. Israel menegaskan pihaknya menghalangi serangan.
Militer Zionis mengatakan Jaradat bertanggung jawab atas kematian Yehuda Dimentman, seorang mahasiswa berusia 25 tahun yang ditembak mati di Tepi Barat pada bulan Desember lalu.
Dimentman, seorang ayah yang sudah menikah, sedang belajar di sebuah sekolah agama di pemukiman Homesh di Tepi Barat ketika dia terbunuh dalam penembakan yang melukai beberapa orang lainnya.
Bentrok pecah menjelang pembongkaran rumah yang direncanakan, di mana beberapa warga Palestina melemparkan bahan peledak ke arah pasukan Israel.
"Pasukan mengidentifikasi sejumlah perusuh bersenjata, dan menembak ke arah mereka untuk menetralisir ancaman," lanjut pernyataan militer tanpa mengomentari langsung kematian remaja tersebut.
Israel secara teratur menghancurkan rumah-rumah individu yang dituduh telah melakukan serangan terhadap orang Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
Praktik yang kerap memicu ketegangan itu dikecam oleh para kritikus sebagai bentuk hukuman kolektif. Israel menegaskan pihaknya menghalangi serangan.
Militer Zionis mengatakan Jaradat bertanggung jawab atas kematian Yehuda Dimentman, seorang mahasiswa berusia 25 tahun yang ditembak mati di Tepi Barat pada bulan Desember lalu.
Dimentman, seorang ayah yang sudah menikah, sedang belajar di sebuah sekolah agama di pemukiman Homesh di Tepi Barat ketika dia terbunuh dalam penembakan yang melukai beberapa orang lainnya.
Lihat Juga :