Picu Polemik di Prancis, Pesepakbola Wanita Dilarang Pakai Hijab Saat Bertanding

Sabtu, 12 Februari 2022 - 22:05 WIB
loading...
Picu Polemik di Prancis,...
Picu Polemik di Prancis, Pesepakbola Wanita Dilarang Pakai Hijab Saat Bertanding. FOTO/Tellerreport
A A A
PARIS - Larangan pesepakbola wanita mengenakan jilbab saat bertanding di lapangan hijau membuat suhu politik di Prancis memanas. Permasalahan ini menjadi topik hangat dalam politik Prancis, hanya dua bulan jelang pemilihan presiden.

Sebelumnya, Federasi Sepakbola Prancis melarang para pemain yang bertanding menggunakan simbol keagamaan yang mencolok, satu di antaranya jilbab. Hal ini mengundang badai protes dari pemain Muslim.

Baca: Pengadilan India Larang Siswi Muslim Pakai Hijab di Sekolah

Kelompok aktivis pesepakbola wanita yang memperjuangkan hak untuk menggunakan jilbab dalam kompetisi, 'The Hijabeuses' sudah menyatakan rencana mereka menggelar aksi protes. Namun, polisi melarang aksi itu dilakukan.

Meski demikian, 'The Hijabeuses' tetap melakukan aksi protes pada Rabu (9/2/2022) sore waktu setempat. Mereka berkumpul di lapangan rumput Esplanade des Invalides di Paris dengan membawa plakat yang dicat dengan slogan "Football for all" dan "Let us play".

Saat aksi itu berlangsung, pengadilan administratif di Paris telah membatalkan larangan yang dikeluarkan pihak kepolisian. Setelah mengetahui larangan itu dibatalkan, 'The Hijabeuses' lantas mendatangi lokasi di mana rencana awal mereka melakukan protes.

Baca: Turki Kecam Keputusan Pengadilan UE Larang Penggunaan Hijab

Lokasinya penting, yakni hanya beberapa meter dari Majelis Nasional Prancis. Saat itu, para anggota parlemen tengah berdebat panas soal amandemen yang akan melarang pakaian atau simbol keagamaan dalam kegiatan olahraga.

Ini adalah topik yang sudah memicu perdebatan sengit di dua kubu parlemen Prancis. Amandemen ini awalnya diperkenalkan partai sayap kanan, Les Republicains, dan diadopsi senat majelis tinggi pada 19 Januari 2022.

Anggota Parlemen dari Les Republicains, Ric Ciotti, mengecam pemerintah yang dinilainya terlalu lembut dalam menghadapi Islamisme yang merayap di masyarakat Prancis. "Islamisme menyebar di musala, masjid, rumah dan sekarang di klub olahraga," tuturnya, seperti dikutip France24.

Baca: Filipina Tetapkan 1 Februari Sebagai Hari Hijab Nasional

Sementara anggota Parlemen dari Partai Sosialis, Regis Juanico menyebut, olahraga adalah kendaraan untuk integrasi, persaudaraan, dan bukan kebencian atau perpecahan. Sedangkan Politisi Partai Komunis, Marie-George Buffet mengingatkan Majelis bahwa sekularisme dan netralitas adalah jantung dari budaya olahraga Prancis.

Dukungan dalam menentang amandemen itu juga disampaikan Menteri Kesetaraan Gender Prancis, Lisabeth Moreno. Berbicara kepada Stasiun Radio LCI, dia mengatakan, secara hukum para pesepakbola wanita bisa menggunakan jilbab dalam pertandingan. "Di lapangan sepakbola hari ini, jilbab tidak dilarang. Saya ingin hukum dihormati," tuturnya.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
3 Fakta Kereta Leo Express...
3 Fakta Kereta Leo Express dengan Rute Terpanjang di Eropa hingga 1.300 Km
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
3 Lanud Naik Jadi Tipe...
3 Lanud Naik Jadi Tipe B, Ini Daftar Kolonel TNI AU yang Dilantik sebagai Danlanud
Citroen Berlingo Baru...
Citroen Berlingo Baru Akan Kembali dengan Desain MPV Kecil Praktis
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Berita Terkini
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Infografis
Saat Kecelakaan Maut...
Saat Kecelakaan Maut di Paris, Putri Diana Hamil 10 Minggu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved