Terhina Dicap Pro-Rasisme, Para Polisi Prancis Lempar Borgol ke Tanah
Sabtu, 13 Juni 2020 - 10:49 WIB
loading...
A
A
A
Protes polisi terjadi di Paris, Lille, Rennes, Bordeaux, Toulouse dan kota-kota lain. Petugas terlihat berbaris dan melemparkan borgol mereka ke tanah.
Pada hari Jumat, polisi Prancis menentang larangan pertemuan massa untuk demonstrasi menentang reformasi polisi dan apa yang mereka klaim adalah kurangnya dukungan pemerintah, termasuk batasan pada taktik penangkapan, seperti chokehold. (Baca juga: Viral, Anak Muda Diduga WNI Pukul Roboh Pria Rasis di AS )
Leveau membela praktik chokehold, dengan mengatakan; "Pengekangan kepala sangat penting selama peborgolan dan tidak seperti apa yang digunakan untuk menahan George Floyd, seorang pria kulit hitam yang meninggal setelah perwira polisi Minneapolis menjepitkan lutut ke lehernya selama hampir sembilan menit."
Serikat buruh polisi Prancis berdemonstrasi dengan spanduk bertuliskan "Tidak ada polisi, tidak ada kedamaian" di jalan Champs-Elysee dekat Arc de Triomphe, Paris.
Sebuah lembaga pengawas polisi Prancis mengklaim menerima hampir 1.500 pengaduan terhadap petugas tahun lalu.
Pawai anti-rasisme bermunculan di Prancis setelah kematian Floyd. Namun, banyak dari pemrotes yang menanggapi kematian Adama Traore, seorang warga kulit hitam Prancis berusia 24 tahun yang meninggal selama operasi polisi 2016. Para petugas polisi tak ada yang dituntut atas kematian Traore.
Pada hari Jumat, polisi Prancis menentang larangan pertemuan massa untuk demonstrasi menentang reformasi polisi dan apa yang mereka klaim adalah kurangnya dukungan pemerintah, termasuk batasan pada taktik penangkapan, seperti chokehold. (Baca juga: Viral, Anak Muda Diduga WNI Pukul Roboh Pria Rasis di AS )
Leveau membela praktik chokehold, dengan mengatakan; "Pengekangan kepala sangat penting selama peborgolan dan tidak seperti apa yang digunakan untuk menahan George Floyd, seorang pria kulit hitam yang meninggal setelah perwira polisi Minneapolis menjepitkan lutut ke lehernya selama hampir sembilan menit."
Serikat buruh polisi Prancis berdemonstrasi dengan spanduk bertuliskan "Tidak ada polisi, tidak ada kedamaian" di jalan Champs-Elysee dekat Arc de Triomphe, Paris.
Sebuah lembaga pengawas polisi Prancis mengklaim menerima hampir 1.500 pengaduan terhadap petugas tahun lalu.
Pawai anti-rasisme bermunculan di Prancis setelah kematian Floyd. Namun, banyak dari pemrotes yang menanggapi kematian Adama Traore, seorang warga kulit hitam Prancis berusia 24 tahun yang meninggal selama operasi polisi 2016. Para petugas polisi tak ada yang dituntut atas kematian Traore.
(mas)
Lihat Juga :