Khawatir Rusia Akan Invasi Ukraina, AS Kembali Kirim 3.000 Pasukan ke Polandia
Sabtu, 12 Februari 2022 - 07:45 WIB
loading...
A
A
A
“Mereka dikerahkan untuk meyakinkan sekutu NATO kami, mencegah potensi agresi terhadap sayap timur NATO, berlatih dengan pasukan negara tuan rumah, dan berkontribusi pada berbagai kemungkinan,” imbuhnya seperti dilansir dari New York Post, Sabtu (12/2/2022).
Berita tentang pengerahan pasukan AS terakhir ini datang ketika Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan mendesak warga Amerika untuk meninggalkan Ukraina dalam waktu "24 hingga 48" jam dan laporan beredar bahwa para pejabat AS percaya bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah memutuskan untuk menyerang negara tetangganya di bagian barat itu.
Baca juga: AS: Rusia Bisa Invasi Ukraina Kapan Saja Termasuk Selama Olimpiade
Pentagon belum secara eksplisit mengatakan bahwa pasukan AS berada di Polandia untuk membantu warga Amerika mendapatkan keselamatan dari invasi Rusia, tetapi sekretaris pers Pentagon John Kirby mengatakan pada hari Rabu bahwa ia tidak dapat mengesampingkan kemungkinan itu.
“Tentara-tentara ini dapat digunakan dalam tingkat tertentu dengan bantuan evakuasi di sisi lain perbatasan itu,” katanya.
"Dan tentu saja, mereka akan siap untuk melakukan itu," imbuhnya.
Berita tentang pengerahan pasukan AS terakhir ini datang ketika Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan mendesak warga Amerika untuk meninggalkan Ukraina dalam waktu "24 hingga 48" jam dan laporan beredar bahwa para pejabat AS percaya bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah memutuskan untuk menyerang negara tetangganya di bagian barat itu.
Baca juga: AS: Rusia Bisa Invasi Ukraina Kapan Saja Termasuk Selama Olimpiade
Pentagon belum secara eksplisit mengatakan bahwa pasukan AS berada di Polandia untuk membantu warga Amerika mendapatkan keselamatan dari invasi Rusia, tetapi sekretaris pers Pentagon John Kirby mengatakan pada hari Rabu bahwa ia tidak dapat mengesampingkan kemungkinan itu.
“Tentara-tentara ini dapat digunakan dalam tingkat tertentu dengan bantuan evakuasi di sisi lain perbatasan itu,” katanya.
"Dan tentu saja, mereka akan siap untuk melakukan itu," imbuhnya.
Lihat Juga :