Peringatan Keras Putin pada NATO 15 Tahun Lalu Jadi Kenyataan dalam Krisis Ukraina

Sabtu, 12 Februari 2022 - 00:40 WIB
loading...
A A A
“Krisis saat ini bisa dan seharusnya dihindari. AS dan Sekutu NATO-nya pantas disalahkan.”

Carpenter mengatakan tindakan Washington dan sekutunya di Ukraina dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi "provokasi besar."

“Selain arogansi memperluas aliansi militer yang kuat ke perbatasan Rusia, mereka ikut campur dalam urusan internal Ukraina untuk membantu menggulingkan presiden terpilih dan menjadikan negara itu klien politik dan militer Barat,” kata Carpenter.

Senior Fellow Brookings Institution, Michael O'Hanlon, percaya bahwa pada tahun 2007 AS dan sekutunya seharusnya menyadari sudah waktunya untuk memikirkan kembali ekspansi NATO lebih lanjut.

Dia mengaku menjadi pengkritik keras kebijakan "pintu terbuka" NATO seperti yang dipahami secara umum.

“Ketika kami mulai berpikir untuk membawa negara-negara besar dan/atau jauh yang sulit kami pertahankan dan sangat dekat dengan hati Moskow secara historis dan sebaliknya, kami bermain dengan api,” kata O'Hanlon kepada Sputniknews, yang dilansir Jumat (.

O'Hanlon menunjuk pada artikel opini baru-baru ini yang dia tulis yang menunjukkan bahwa NATO diharuskan hanya mengundang negara-negara yang akan meningkatkan keamanan regional -bukan negara-negara seperti Ukraina yang keanggotaannya benar-benar akan meningkatkan risiko konflik.

Namun, meskipun tidak pernah menjadi penggemar berat ekspansi NATO, O'Hanlon menunjukkan bahwa menambahkan Ukraina berbeda dari memperluas keanggotaan ke negara-negara merdeka yang telah berada di bawah "kuk" Moskow tanpa pilihan mereka sendiri, seperti Rumania, Bulgaria, Polandia, dan negara-negara Baltik.

Dalam pidatonya tahun 2007, Putin meramalkan bahwa jika Rusia dan Ukraina berselisih, semua konsumen Eropa akan “duduk di sana tanpa gas”–sebuah komentar yang menakutkan mengingat negara-negara di kawasan itu menghadapi prospek ini di tengah penentangan AS terhadap pipa Nord Stream 2.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Kejagung Pastikan Proses...
Kejagung Pastikan Proses Etik Febrie Adriansyah Tunggu Perkara Pidana Inkrah
Tim Pelajar Indonesia...
Tim Pelajar Indonesia Sabet 4 Medali di Olimpiade Kimia Internasional 2026
Penipuan Kursus Bahasa...
Penipuan Kursus Bahasa Arab dengan Bonus Umrah Dilaporkan ke Bareskrim, Korban Rugi Ratusan Juta
Berita Terkini
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved