Di Ambang Perang dengan Rusia, Ukraina Dapat Pasokan Rudal Anti-kapal dari Inggris
Rabu, 09 Februari 2022 - 06:07 WIB
loading...
A
A
A
“Angkatan bersenjata kami tidak pernah menerima dana serius seperti itu dari luar negeri untuk pengembangan mereka,” ungkap diplomat Ukraina itu.
Ukraina telah menikmati peningkatan bantuan militer asing dalam beberapa bulan terakhir di tengah kekhawatiran serangan yang diduga membayangi tetangganya, Rusia. Inggris telah menjadi salah satu pemasok senjata utama Ukraina, mengirimkan sejumlah besar rudal anti-tank NLAW pada bulan Januari, serta mengerahkan instruktur militer tambahan untuk mengajar pasukan Ukraina mengoperasikan sistem senjata tersebut.
Baca juga: Terus Memanas, Inggris Kirim Pasukan Elit dan Ribuan Senjata Anti-Tank ke Ukraina
Menteri Luar Negeri Ukraina Dmitry Kuleba pada hari Senin mengungkapkan skala bantuan militer asing yang telah diterima Ukraina.
"Ukraina mendapat lebih banyak dukungan politik dan ekonomi internasional, serta keamanan," kata diplomat tinggi Kiev itu.
“Selama beberapa minggu dan bulan ini, kami telah menerima lebih dari USD1,5 miliar, dan lebih dari 1.000 ton senjata dan persenjataan,” imbuhnya.
Ukraina telah menikmati peningkatan bantuan militer asing dalam beberapa bulan terakhir di tengah kekhawatiran serangan yang diduga membayangi tetangganya, Rusia. Inggris telah menjadi salah satu pemasok senjata utama Ukraina, mengirimkan sejumlah besar rudal anti-tank NLAW pada bulan Januari, serta mengerahkan instruktur militer tambahan untuk mengajar pasukan Ukraina mengoperasikan sistem senjata tersebut.
Baca juga: Terus Memanas, Inggris Kirim Pasukan Elit dan Ribuan Senjata Anti-Tank ke Ukraina
Menteri Luar Negeri Ukraina Dmitry Kuleba pada hari Senin mengungkapkan skala bantuan militer asing yang telah diterima Ukraina.
"Ukraina mendapat lebih banyak dukungan politik dan ekonomi internasional, serta keamanan," kata diplomat tinggi Kiev itu.
“Selama beberapa minggu dan bulan ini, kami telah menerima lebih dari USD1,5 miliar, dan lebih dari 1.000 ton senjata dan persenjataan,” imbuhnya.
Lihat Juga :