Ada Ancaman Bom, Suami Wakil Presiden AS Dievakuasi

Rabu, 09 Februari 2022 - 04:30 WIB
loading...
Ada Ancaman Bom, Suami...
Suami Wakil Presiden AS dievakuasi dari sebuah sekolah menengah setelah ada ancaman bom. Foto/New York Post
A A A
WASHINGTON - Suami Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris , Doug Emhoff, terpaksa dievakuasi oleh agen Secret Service setelah ada ancaman bom saat melakukan kunjungan ke Dunbar High School, Washington.

Sebuah laporan menunjukkan seorang agen Secret Service memberi tahu Emhoff "Kita harus pergi" sebelum laporan itu dihapus oleh kepala sekolah Dunbar beberapa saat kemudian.

“Kami mendapat ancaman hari ini terhadap fasilitas itu, jadi kami melakukannya (evakuasi) – pada dasarnya kami mengambil tindakan pencegahan untuk mengevakuasi semua orang, seperti yang Anda lihat. Saya pikir semua orang aman. Bangunannya jelas. Tapi saya tidak memiliki rincian spesifik saat ini," kata juru bicara Sekolah Umum Distrik Columbia (DCPS) Enrique Gutierrez kepada wartawan seperti dilansir dari New York Post, Rabu (9/2/2022).

Pengumuman sekolah pada pukul 14:34 waktu setempat meminta para guru untuk mengevakuasi sekolah.

Baca juga: Trump Mengambil Surat Cinta Kim Jong-un dari Gedung Putih

“Protokol kami adalah membersihkan gedung dan memindahkan anak-anak. DCPS hanya memberi kami petunjuk untuk memastikan, melanjutkan dan mengirim anak-anak pulang. Kami tidak akan bisa membersihkan gedung itu selama satu atau dua jam lagi," kata kepala sekolah Dunbar, Nadine Smith.

Sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan dia tidak memiliki rincian lebih lanjut tentang insiden tersebut ketika ditanya pada pengarahan rutinnya.

Emhoff mengunjungi sekolah itu untuk memperingati Bulan Sejarah Kulit Hitam dan untuk bertemu dengan siswa yang berpartisipasi dalam program yang membantu mereka berhubungan dengan sejarah pada tingkat pribadi.

Dunbar High School, terletak sekitar 1,5 mil dari Gedung Putih, dibuka pada tahun 1870 dan dikenal sebagai sekolah menengah umum pertama untuk siswa kulit hitam di Amerika Serikat. Sekolah itu dipisahkan pada 1950-an setelah keputusan Mahkamah Agung dalam Brown v. Board of Education.

Baca juga: Kecanduan Judi, Biarawati 80 Tahun Curi Uang Rp12 Miliar

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved