Larangan Jilbab Picu Protes, Negara Bagian di India Tutup Sekolah
Rabu, 09 Februari 2022 - 01:37 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Yogi Adityanath, Pendeta Anti-Muslim Berpeluang Jadi PM India Gantikan Modi
Partai oposisi dan kritikus menuduh pemerintah BJP di tingkat federal dan negara bagian mendiskriminasi minoritas agama dan berisiko memicu kekerasan. Modi telah mempertahankan catatannya dan mengatakan kebijakan ekonomi dan sosialnya menguntungkan semua orang India.
Sebuah kasus yang diajukan oleh salah satu siswa, yang mengatakan dalam petisinya bahwa mengenakan jilbab adalah hak dasar beragama yang dijamin oleh konstitusi, disidangkan di Pengadilan Tinggi Karnataka di ibukota negara bagian Bengaluru pada hari Selasa.
Meskipun tidak ada perintah akhir yang disahkan, hakim meminta perdamaian dan ketenangan, serta akan melanjutkan mendengarkan petisi pada hari Rabu waktu setempat, salah satu pengacara pemohon mengatakan kepada Reuters.
Baca juga: Pemimpin Hindu Serukan Genosida Muslim India, Mengapa PM Modi Diam?
Partai oposisi dan kritikus menuduh pemerintah BJP di tingkat federal dan negara bagian mendiskriminasi minoritas agama dan berisiko memicu kekerasan. Modi telah mempertahankan catatannya dan mengatakan kebijakan ekonomi dan sosialnya menguntungkan semua orang India.
Sebuah kasus yang diajukan oleh salah satu siswa, yang mengatakan dalam petisinya bahwa mengenakan jilbab adalah hak dasar beragama yang dijamin oleh konstitusi, disidangkan di Pengadilan Tinggi Karnataka di ibukota negara bagian Bengaluru pada hari Selasa.
Meskipun tidak ada perintah akhir yang disahkan, hakim meminta perdamaian dan ketenangan, serta akan melanjutkan mendengarkan petisi pada hari Rabu waktu setempat, salah satu pengacara pemohon mengatakan kepada Reuters.
Baca juga: Pemimpin Hindu Serukan Genosida Muslim India, Mengapa PM Modi Diam?
(ian)
Lihat Juga :