Calon Navy SEAL Meninggal Dunia Usai Jalani Latihan Berat di Pekan Neraka

Selasa, 08 Februari 2022 - 06:00 WIB
loading...
Calon Navy SEAL Meninggal...
Calon Navy SEAL Meninggal Dunia Usai Jalani Latihan Berat di Pekan Neraka. FOTO/US Navy
A A A
WASHINGTON - Satu kandidat pasukan khusus Angkatan Laut Amerikas Serikat (AS) Navy SEAL dilaporkan meninggal dunia di Rumah Sakit Sharp Coronado, California, pada Jumat (4/2/2022), setelah jatuh sakit beberapa jam usai menyelesaikan tes Hell Week yang melelahkan di San Diego.

Sementara satu kandidat lain terbaring di Rumah Sakit Naval Medical Center, San Diego, dengan kondisi stabil. Pihak Angkatan Laut AS mengatakan pada Sabtu (5/2/2022), keduanya segera dilarikan ke rumah sakit di California untuk mendapat perawatan usai jatuh sakit.

Anehnya, kedua calon Navy SEAL tersebut tak mengalami kecelakaan atau insiden yang tak biasa selama lima setengah hari menjalani tes Hell Week yang merupakan tahap pertama penilaian dan seleksi untuk pasukan komando angkatan laut.

Baca: Susah Rekrut Tentara, Pemerintah AS Beri Bonus Pendaftaran Rp715 Juta

Angkatan Laut AS belum mengetahui dan tengah menyelidiki penyebab kematian kandidat yang diketahui bernama Kyle Mullen (24) tersebut. Dalam pernyataannya, Angkatan Laut AS melaporkan, Mullen dan satu kandidat lainnya mengalami gejala-gejala yang tak diketahui.

"Kami menyampaikan duka terdalam kepada keluarga Mullen atas kehilangan mereka," kata Laksamana Muda H.W. Howard III dalam pernyataannya, seperti dilansir New York Times. "Kami memberikan segala bentuk dukungan yang kami bisa untuk keluarga Muellen dan teman kelas BUD/S Kyle," tambahnya.

Kematian Mullen menambah daftar kandidat Navy SEAL yang meninggal selama fase penilaian. Sebelumnya, ada pelaut bernama James Derek Lovelace yang meninggal pada 2016, demikian yang dilansir Military.com.

Baca: Kongres AS Setujui Kenaikan Gaji Tentara 2,7% Tahun Depan

Dia kehilangan kesadaran dan meninggal setelah sang instruktur mendorongnya ke dalam air setidaknya dua kali. Awalnya, kasus ini dinyatakan sebagai pembunuhan. Namun, setelah penyelidikan, Angkatan Laut AS tak melakukan tuntutan pidana dalam kasus tenggelamnya Lovelace.



Hasil otopsi mengungkapkan, korban mengalami pembesaran jantung yang menyebabkan kematiannya. Dia juga memiliki arteri koroner abnomrla, yang dikaitkan dengan kematian jantung mendadak, biasanya terjadi pada atlet.

Sementara itu, dua bulan lalu, Komandan Navy SEAL meninggal karena mengalami kecelakaan selama pelatihan di Virginia. Cmdr. Brian Bourgeois terjatuh saat turun dari helikopter. Dia meninggal beberapa hari kemudian.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Survei Puspoll Indonesia,...
Survei Puspoll Indonesia, Kepuasan Publik Atas Kinerja Presiden Prabowo Capai 64,8 Persen
Momen Haru di Wisuda...
Momen Haru di Wisuda Unesa, Ibu Terima Ijazah Putrinya yang Wafat Sebelum Kelulusan
Jangan Lewatkan! Spesial...
Jangan Lewatkan! Spesial Akhir Pekan di Alfamidi, Banyak Bonus Menanti
Berita Terkini
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved