Ini Alasan Perempuan Arab Saudi Kini Boleh Tak Berhijab

Sabtu, 05 Februari 2022 - 16:00 WIB
loading...
Ini Alasan Perempuan...
Ini alasan perempuan Arab Saudi kini boleh tak berhijab. FOTO/New Strait Times
A A A
RIYADH - Arab Saudi merupakan sebuah negara di Timur Tengah dengan sistem pemerintahan negara monarki absolut dengan berlandaskan syariat Islam. Negara yang dipimpin oleh Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud ini dikenal dengan aturan-aturannya yang konservatif.

Sejak 2018 lalu, sesuai Visi Arab Saudi 2030 yang dirancang Putra Mahkota Muhammad bin Salman, Arab Saudi menegaskan visinya untuk tidak saja menjadi pusat dunia Arab dan Islam, tetapi juga sebagai kekuatan investasi dunia dan pusat yang menghubungkan benua Asia, Afrika dan Eropa.

Baca: Silsilah Raja Arab Saudi, dari yang Ditembak Mati hingga yang Hafal Alquran

Dampak penerapan Visi 2030 itu terjadi di segala bidang dan menyentuh semua kalangan, termasuk kaum perempuan. Para wanita mendapatkan kesempatan untuk membantu menyukseskan program pembangunan di berbagai bidang.

Hal ini secara langsung berpengaruh pula terhadap cara berpakaian mereka. Kaum perempuan Arab Saudi kini memperoleh kebebasan mengenakan busana sesuai seleranya, asalkan tetap menjaga nilai-nilai kesopanan.

Diketahui bahwa negara Arab Saudi sebelumnya mewajibkan para perempuan menggunakan hijab saat beraktivitas di luar. Hijab itu harus menutupi seluruh bagian tubuh perempuan. Sebetulnya, aturan tersebut sudah sejalan dengan syariat Islam yang mengatur cara berbusana perempuan Muslim saat di luar rumah dan bagaimana berinteraksi dengan lawan jenis yang tidak memiliki hubungan darah.

Baca: Cerai, Pangeran Arab Saudi dan Mantan Istri Ributkan 2 Rumah Mewah di AS

Namun, kini aturan wajib menggunakan jilbab tersebut sudah tak lagi diterapkan pemerintah Arab Saudi. Setiap perempuan Arab Saudi boleh untuk tidak mengenakan busana Muslimah seperti hijab, burka, cadar, dan nikab ketika beraktivitas di luar rumah. Langkah ini dianggap sejalan dengan program modernisasi yang digaungkan pemerintah.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Detik-Detik 2 Helikopter...
Detik-Detik 2 Helikopter Tabrakan dan Tewaskan Penyanyi Oliver Tree, Menegangkan!
Rekomendasi
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Piala Dunia 2026, Spanyol...
Piala Dunia 2026, Spanyol Ditahan Imbang Tim Gurem Cape Verde di Babak Pertama
Berita Terkini
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved