Pria Sepuh Palestina Tewas di Tangan Tentara Zionis, Panglima Militer Israel Menyesal

Sabtu, 05 Februari 2022 - 13:39 WIB
loading...
Pria Sepuh Palestina...
Omar Abdalmajeed Asad (78), pria Palestina-Amerika Serikat yang tewas saat ditahan tentara Israel di pos pemeriksaan di Tepi Barat. Foto/Twitter via Arab News
A A A
TEL AVIV - Panglima militer Israel Letnan Jenderal Aviv Kohavi menyesalkan kematian seorang pria Palestina -Amerika Serikat (AS) yang sudah lanjut usia ketika ditahan tentara Israel di pos pemeriksaan.

Jenderal Kohavi memastikan bahwa penyelidikan polisi militer atas insiden itu sedang berlangsung.

Pemerintah AS mengatakan pada Selasa lalu bahwa pihaknya sangat prihatin atas kematian Omar Abdalmajeed As'ad yang berusia 78 tahun pada 12 Januari di Tepi Barat, wilayah Palestina yang diduduki Israel. Washington mengharapkan penyelidikan kriminal menyeluruh dan pertanggungjawaban secara penuh.

As'ad dibiarkan terlentang dan tidak responsif di halaman kampung halamannya di Tepi Barat, Jiljilya, di mana dia telah dihentikan dan ditahan oleh tentara Israel di sebuah pos pemeriksaan darurat.

Baca juga: Bagaimana Hacker China Curi Teknologi Jet Tempur Siluman F-35 AS?

Autopsi medis Palestina menemukan bahwa As'ad, seorang mantan penduduk Milwaukee yang memiliki riwayat masalah jantung, menderita serangan jantung.

Pejabat Palestina menyatakan korban menderita serangan jantung setelah dianiaya tentara Israel.

"Pada pertemuan dengan Duta Besar AS Tom Nides, Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Letnan Jenderal Aviv Kohavi menyatakan penyesalannya atas kematian (As'ad) dan menyebutnya penyimpangan yang sangat serius dari nilai-nilai militer," kata IDF dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari Reuters, Sabtu (5/2/2022).

Pernyataan itu, yang menggemakan pernyataan publik serupa yang telah dibuat Kohavi sejak insiden tersebut, tidak menyebutkan kerangka waktu untuk kesimpulan penyelidikan.

Tidak ada pernyataan tentang pertemuan itu yang segera dikeluarkan oleh Kedutaan Besar AS.

Militer telah menegur seorang komandan batalion dan memberhentikan dua petugas dalam pemeriksaan awal peristiwa tersebut."Kochavi mengatakan kepada duta besar bahwa penyelidikan polisi militer yang terpisah masih berlangsung," imbuh pernyataan IDF.

Itu adalah pertemuan pertama mereka sejak Nides menduduki jabatannya sebagai Duta Besar AS pada Desember."Keduanya juga membahas ancaman bersama, terutama dari Iran dan peluang untuk memperluas kerja sama keamanan di Timur Tengah dan Teluk," lanjut IDF.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Terungkap! Pesawat Hantam...
Terungkap! Pesawat Hantam Gedung di China Sebelumnya Nyaris Tabrak Pesawat Airbus A330
Rekomendasi
Seskab Teddy Ungkap...
Seskab Teddy Ungkap Program Magang Nasional Rangkul Difabel, Pengamat: Terobosan Paling Progresif
Bukan Cuma Jago Nyanyi,...
Bukan Cuma Jago Nyanyi, Meidra Idol Ternyata Pernah Terjun ke Dunia Kapal Tanker
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Berita Terkini
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved