Penggunaan Masker Secara Luas Cegah Gelombang Kedua Covid-19

Jum'at, 12 Juni 2020 - 17:01 WIB
loading...
Penggunaan Masker Secara...
Beberapa orang memakai masker di Bandara Internasional Heathrow, London, Inggris. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Penggunaan masker secara luas dapat menurunkan penyebaran Covid-19 ke level yang dapat dikontrol secara nasional dan mencegah gelombang selanjutnya saat digabung lockdown.

Riset yang dipimpin para peneliti di Universitas Cambridge dan Greenwich, Inggris, itu menunjukkan lockdown saja tidak akan menghentikan kemunculan lagi wabah, tapi masker kain dapat secara drastis mengurangi tingkat penyebaran jika banyak orang memakainya di tempat publik.

“Analisa kami mendukung penggunaan masker oleh publik,” ungkap Richard Stuff, yang ikut memimpin penelitian itu di Cambridge.

Dia menjelaskan gabungan penggunaan masker secara luas dengan social distancing dan lockdown dapat menjadi cara untuk mengelola pandemi dan membuka lagi aktivitas ekonomi sebelum vaksin ditemukan.

Hasil temuan studi itu dirilis di jurnal sains “Proceedings of the Royal Society A”.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sekarang merekomendasikan semua orang memakai masker kain di tempat publik untuk mengurangi penyebaran Covid-19. (Baca Juga: Turki dan Pakistan Bangun Kapal Perang Canggih Penyeimbang Kekuatan)

Dalam studi ini, para peneliti mengaitkan dinamika penyebaran antar orang dengan model level populasi untuk menilai dampak tingkat penambahan penyakit atau nilai R, skenario berbeda penggunaan masker digabung dengan lamanya lockdown.

Studi menunjukkan jika orang memakai masker kapan pun mereka di tempat publik, dua kali lebih efektif dalam mengurangi nilai R dibandingkan jika masker hanya dipakai setelah gejala muncul.
(Baca Juga: Bocoran dari Saudi, Haji Bisa Dibatasi 20% Kuota Per Negara atau Batal)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keputusan China Akhiri...
Keputusan China Akhiri 'Nol Covid-19' Diduga Picu 1,9 Juta Ekses Kematian
Jejak Panjang Pandemi...
Jejak Panjang Pandemi Covid-19: dari Muncul di Wuhan hingga Dinyatakan Berakhir
WHO: Covid-19 Sudah...
WHO: Covid-19 Sudah Berakhir
Bukan Kebocoran Lab,...
Bukan Kebocoran Lab, Data Baru Kaitkan Virus Covid-19 Berasal dari Binatang Ini
Waduh! 80% Populasi...
Waduh! 80% Populasi China Telah Terinfeksi Covid-19
Turun Level, Jepang...
Turun Level, Jepang Pertimbangkan Covid-19 Sebagai Flu Musiman
Satu Lagi Varian Baru...
Satu Lagi Varian Baru Virus Corona Bikin Was-was Ahli Kesehatan
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Pakai Uang Pribadi,...
Pakai Uang Pribadi, Raja Salman Undang 1.000 Muslim Seluruh Dunia Umrah termasuk Indonesia
Rekomendasi
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Berita Terkini
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Infografis
Covid-19 Varian EG.5...
Covid-19 Varian EG.5 di Singapura Sudah Menyebar ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved