Rusia Tolak Mundur, AS Kerahkan 3.000 Tentara di Dekat Ukraina
Kamis, 03 Februari 2022 - 10:09 WIB
loading...
A
A
A
"Pengerahan tentara AS merupakan langkah-langkah destruktif yang meningkatkan ketegangan militer dan mengurangi ruang lingkup untuk keputusan politik," katanya.
Kekuatan Barat telah terlibat dalam upaya diplomatik yang intens—ditambah dengan ancaman sanksi terhadap lingkaran dalam Putin—untuk mencegah apa yang mereka takutkan sebagai invasi yang membayangi Ukraina, meskipun ada penolakan keras dari Moskow.
Kanselir Jerman Olaf Scholz kemarin mengumumkan dia akan segera melakukan perjalanan ke Moskow untuk membahas krisis Ukraina.
Sementara Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan perjalanan serupa mungkin akan dilakukan-tergantung pada pembicaraan telepon yang akan datang dengan para pemimpin dunia lainnya.
Di Washington, juru bicara Pentagon John Kirby menekankan bahwa gerakan pasukan AS adalah untuk menunjukkan komitmen terhadap aliansi NATO.
Menurutnya, tidak ada tentara Amerika yang akan dikirim untuk berperang di Ukraina, yang bukan anggota NATO.
Kekuatan Barat telah terlibat dalam upaya diplomatik yang intens—ditambah dengan ancaman sanksi terhadap lingkaran dalam Putin—untuk mencegah apa yang mereka takutkan sebagai invasi yang membayangi Ukraina, meskipun ada penolakan keras dari Moskow.
Kanselir Jerman Olaf Scholz kemarin mengumumkan dia akan segera melakukan perjalanan ke Moskow untuk membahas krisis Ukraina.
Sementara Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan perjalanan serupa mungkin akan dilakukan-tergantung pada pembicaraan telepon yang akan datang dengan para pemimpin dunia lainnya.
Di Washington, juru bicara Pentagon John Kirby menekankan bahwa gerakan pasukan AS adalah untuk menunjukkan komitmen terhadap aliansi NATO.
Menurutnya, tidak ada tentara Amerika yang akan dikirim untuk berperang di Ukraina, yang bukan anggota NATO.
Lihat Juga :