China Bentak Peserta Sidang PBB: Setop Bicara Soal Invasi Rusia ke Ukraina!

Rabu, 02 Februari 2022 - 12:50 WIB
loading...
China Bentak Peserta...
Duta Besar China untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Zhang Jun. Foto/REUTERS
A A A
NEW YORK - Duta Besar China untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Zhang Jun tampaknya sudah muak dengan perdebatan tentang klaim Barat tentang rencana invasi Rusia ke Ukraina.

Dia menegaskan secara keras bahwa menggunakan Dewan Keamanan PBB untuk memperdebatkan kebuntuan di perbatasan antara Rusia dan Ukraina tidak tepat.

Menurut dia, konsultasi akan lebih baik diadakan dalam situsi yang berbeda. Pernyataan itu muncul seiring ketegangan yang makin berkobar di Eropa Timur.

Baca juga: Gaji Menggiurkan Tentara Bayaran, Siap Perang di Mana Pun dan Berani Mati

Berbicara pada Senin (31/1/2022) di pertemuan Dewan Keamanan PBB, yang diminta bersidang oleh AS, Zhang Jun mengatakan, “Membahas situasi di majelis terbuka tidak berkontribusi untuk mengurangi ketegangan."

Baca juga: Putin Tuduh AS Coba Memancing Rusia ke Dalam Perang

“Rusia telah berulang kali menyatakan bahwa mereka tidak memiliki rencana meluncurkan aksi militer apa pun. Dan Ukraina telah menjelaskan bahwa itu tidak membutuhkan perang,” tegas duta besar itu.

Baca juga: Kepala Pertahanan Jelaskan Bagaimana Ukraina Bisa Dihancurkan

“Dalam keadaan seperti itu, apa dasar bagi negara-negara yang bersangkutan untuk bersikeras bahwa akan ada perang?” ujar dia dengan nada keras.

Menurut utusan itu, “Para pihak yang terlibat harus berusaha menyelesaikan perbedaan mereka melalui dialog dan negosiasi.”

“Kita sangat membutuhkan diplomasi yang tenang sekarang, bukan diplomasi megafon. Sayangnya, AS tidak menerima proposal konstruktif seperti itu,” tegas Zhang.

Para pemimpin Barat telah membunyikan alarm beberapa kali dalam beberapa bulan terakhir, mengklaim Moskow mungkin berencana segera meluncurkan invasi ke Ukraina. Tuduhan itu telah berulang kali dibantah Kremlin.

Pekan lalu, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmitry Kuleba mengatakan, sementara Moskow belum memerintahkan serangan terhadap tetangganya, “Kiev sudah menderita secara ekonomi dan menjadi lebih lemah karena kepanikan yang menyebar ke masyarakat.”

Pada akhir Januari, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan kepada warga dalam pidato yang disiarkan televisi bahwa risiko invasi tidak meningkat.

“Ada lebih banyak promosi sensasional tentang itu sekarang,” ujar dia.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Ukraina Alexey Danilov juga berusaha mengecilkan ancaman tersebut. "Penumpukan pasukan Rusia tidak secepat yang diklaim beberapa pihak," papar dia.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Penampakan Pesawat Pengebom...
Penampakan Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh dan Meledak, Hancur Tak Berbekas
Rekomendasi
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Infografis
Jet Tempur Su-27 Ukraina...
Jet Tempur Su-27 Ukraina Jatuh saat Duel Lawan Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved