Rusia Sangkal Laporan Kirim Tanggapan Tertulis ke AS

Selasa, 01 Februari 2022 - 20:04 WIB
loading...
A A A
"Tidak, ada kebingungan. (Dokumen) ini adalah pertimbangan lain, terkait masalah yang agak berbeda. Tidak. Tanggapan Rusia tentang topik utama, mungkin saat ini, belum dialihkan. Jawaban ini masih disiapkan saat ini," jelas Peskov.

Peskov menambahkan bahwa Presiden Vladimir Putin mungkin mengomentari tanggapan Rusia kepada AS tentang jaminan keamanan pada konferensi pers dengan Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban beberapa hari ke depan.

Menurut sumber di Kementerian Luar Negeri Rusia, jawaban dari Moskow atas tanggapan AS masih disiapkan. Sedangkan surat yang dimaksud sebagai tanggapan tertulis itu berisi pertanyaan dari Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov, yang juga dikirim ke anggota NATO lainnya, tentang bagaimana Moskow memahami prinsip "keamanan yang tidak dapat dipisahkan".

“(Menteri Luar Negeri) Lavrov mengirim pesan ke rekan-rekan NATO-nya, termasuk (Menteri Luar Negeri AS Anthony) Blinken, tentang masalah bagaimana NATO memahami prinsip dasar dan kunci dari keamanan yang tidak dapat dibagi-bagi. Dan tidak ada jawaban untuk pesan ini dari Barat, dari siapa pun. Oleh karena itu, adalah salah untuk mengajukan kasus dengan mengatakan bahwa kami mengirimi mereka tanggapan tertulis", sumber diplomatik menekankan.

Baca juga: Teman Putin: Damai dengan AS Hanya Mungkin Terjadi setelah Tata Dunia Baru
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved