Peringati Setahun Kudeta, Toko-toko di Myanmar Tutup dan Jalan Kosong Melompong

Selasa, 01 Februari 2022 - 16:44 WIB
loading...
A A A
"Pemilu baru akan diadakan setelah stabilitas dipulihkan," kata Min Aung Hlaing kepada surat kabar Global New Light of Myanmar yang dikelola pemerintah.

Tim informasi junta merilis video tak bertanggal pada hari Selasa yang menunjukkan demonstrasi pro-militer di bagian negara yang tidak diketahui, beberapa memegang bendera nasional dan meneriakkan slogan-slogan untuk mendukung tentara.

Baca juga: China Minta DK PBB Berupaya Keras Hindari Perang Saudara di Myanmar

Demonstran lain terlihat memegang spanduk mencela "Angkatan Pertahanan Rakyat" yang bermunculan untuk melawan militer dan memberikan pukulan menyakitkan kepada pasukan junta dengan penyergapan gerilya dan serangan ranjau.

"Jika serangan itu terjadi seperti yang dilaporkan, itu adalah keheningan yang menggelegar, teguran keras terhadap aturan militer," ujar David Mathieson, seorang analis yang sebelumnya berbasis di Myanmar, kepada AFP.

Kudeta militer yang mengakhiri jeda demokrasi singkat negara Asia Tenggara itu. Militer menggulingkan pemimpin sipil Aung San Suu Kyi, memicu protes massa dan tindakan keras terhadap perbedaan pendapat.

Berjuang untuk menahan serangan balik dan bersaing dengan bentrokan sehari-hari, junta telah membunuh lebih dari 1.500 warga sipil, menurut kelompok pemantau lokal.

Pada Senin kemarin Amerika Serikat (AS), Inggris dan Kanada mengumumkan sanksi terkoordinasi terhadap pejabat Myanmar, termasuk mereka yang terlibat dalam persidangan Aung San Suu Kyi.

Washington memberi sanksi kepada Jaksa Agung Thida Oo, Ketua Mahkamah Agung Tun Tun Oo dan ketua Komisi Anti-Korupsi Tin Oo, yang semuanya dikatakan terlibat erat dalam penuntutan "bermotif politik" terhadap Suu Kyi.

Baca juga: Padamkan Perlawanan Oposisi, Junta Myanmar Dilaporkan Bakar Desa demi Desa

"Kami mengoordinasikan tindakan ini dengan Inggris dan Kanada untuk lebih mempromosikan pertanggungjawaban atas kudeta dan kekerasan yang dilakukan oleh rezim," kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Klasemen Piala AFF U-19...
Klasemen Piala AFF U-19 2026: Sikat Myanmar, Timnas Indonesia Sejajar Vietnam
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Cerita Striker Irak...
Cerita Striker Irak di Piala Dunia 2026, Hampir Putus Asa usai Ayah Tewas Ditembak saat Perang
Rekomendasi
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Jerman Unggul atas Curacao...
Jerman Unggul atas Curacao 3-1 di Babak Pertama, Tim Debutan Sempat Bikin Kejutan
Belanda vs Jepang Tanpa...
Belanda vs Jepang Tanpa Gol di Babak Pertama, Samurai Biru Tahan Gempuran Oranje
Berita Terkini
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved