Khawatir Ekonomi Runtuh, Pakistan Tolak Lockdown

Jum'at, 12 Juni 2020 - 12:11 WIB
loading...
Khawatir Ekonomi Runtuh,...
Pemerintah Pakistan menentang isolasi wilayah yang disarankan Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk menangkal pandemi corona (Covid-19). Foto/Reuters
A A A
ISLAMABAD - Pemerintah Pakistan menentang isolasi wilayah yang disarankan Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk menangkal pandemi corona (Covid-19) . Islamabad justru menerapkan pendekatan holistik dalam berperang melawan pandemi tersebut.

Perdana Menteri (PM) Imran Khan berulang kali menyatakan, isolasi wilayah tidak mampu menyelesaikan permasalahan Pakistan. "Kita merupakan negara dengan banyak buruh harian yang bisa kelaparan jika tidak bekerja," katanya dilansir The National, media ternama di Pakistan. Dua per tiga populasi Pakistan memang bergantung pada pendapatan harian. (Baca: Palestina Puji Saudi Tolak Rencana Israel Caplok Tepi Barat)

Khan dan para menterinya juga meminta rakyatnya untuk mengabaikan panduan jaga jarak dan tidak meminta penggunaan masker. Mereka berdalih, sebagian besar rakyat Pakistan tidak siap beradaptasi dengan perilaku jaga jarak dan menggunakan masker.

Pemerintah Pakistan berdalih, pendekatan tersebut merupakan upaya holistik untuk menyeimbangkan kesehatan dan ekonomi. "Negara ini dibangun dengan keputusan berdaulat untuk kepentingan terbaik rakyat," kata Zafar Mirza, penasihat khusus PM Khan tentang kesehatan. Dia mengungkapkan, keputusan tersebut memperhatikan keseimbangan antara kehidupan dan kebutuhan hidup.

Padahal jumlah kasus virus corona di Pakistan terus bertambah. Pada Rabu lalu, jumlah kasus baru mencapai 5.300 orang dengan jumlah total mencapai 113.00 kasus dengan 2.255 kematian. Pemerintah Pakistan telah melakukan uji Covid-19 hingga 50.000 orang per hari. Pakistan menjadi negara kelima terbesar di dunia yang mengalami pandemi corona. (Baca juga: PM Lebanon Akui Negaranya di Ujung Perang Sektarian)

Pemerintah negara bagian di Pakistan telah membuka kembali pasar, industri, masjid, dan transportasi publik. “Kita juga telah melakukan pelacakan penderita Covid-19 dan meminta karantina,” kata Mirza. Namun, penilaian lainnya adalah dampak sosial-ekonomi yang diperhatikan di Pakistan.

Sebelumnya, WHO memperingatkan Pakistan tidak memiliki sistem kesehatan yang mumpuni dan tidak melakukan pelacakan terhadap pasien korona. Kepala WHO di Pakistan, Palitha Mahipala, meminta menteri kesehatan di negara bagian untuk menerapkan isolasi wilayah secara bergantian. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
Bom Mobil Meledak di...
Bom Mobil Meledak di KA Militer Pakistan, 24 Orang Tewas
AS-Iran di Ambang Perang...
AS-Iran di Ambang Perang Lagi, Pakistan Kerahkan 8.000 Tentara dan 1 Skuadron Jet ke Arab Saudi
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Tewaskan 46 Orang, Korban Hilang Juga Bertambah
Rekomendasi
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Berita Terkini
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved