Terungkap, Rudal Terhebat yang Ditembakkan Korut Mampu Jangkau Guam AS
Senin, 31 Januari 2022 - 09:10 WIB
loading...
A
A
A
Pada pekan lalu, rezim Kim Jong-un yang berkuasa di Korut mengancam akan meninggalkan moratorium yang diberlakukan sendiri selama hampir lima tahun pada pengujian senjata nuklir dan rudal jarak jauh.
Pemerintah Kim Jong-un menyalahkan kebijakan bermusuhan Amerika Serikat (AS), yang memaksanya meningkatkan kemampuan militer.
“Uji coba evaluasi rudal balistik jarak menengah dan jarak jauh tipe Hwasong-12 dilakukan pada hari Minggu,” tulis Korean Central News Agency (KCNA), media pemerintah Korut, seperti dikutip AFP, Senin (31/1/2022).
"Tes tersebut mengonfirmasi keakuratan, keamanan, dan efektivitas pengoperasian sistem senjata tipe Hwasong-12 yang sedang diproduksi,” lanjut KCNA.
KCNA mengatakan tes itu dilakukan dengan menggunakan sistem peluncuran sudut tertinggi untuk memastikan keamanan negara-negara tetangga, dan hulu ledaknya membawa kamera yang mengambil foto saat berada di luar angkasa.
Ketika pembicaraan damai dengan Washington terhenti, Korea Utara telah menggandakan janji sang pemimpin; Kim Jong-un, untuk memodernisasi angkatan bersenjata, melenturkan otot militer Pyongyang meskipun ada sanksi internasional.
Pemerintah Kim Jong-un menyalahkan kebijakan bermusuhan Amerika Serikat (AS), yang memaksanya meningkatkan kemampuan militer.
“Uji coba evaluasi rudal balistik jarak menengah dan jarak jauh tipe Hwasong-12 dilakukan pada hari Minggu,” tulis Korean Central News Agency (KCNA), media pemerintah Korut, seperti dikutip AFP, Senin (31/1/2022).
"Tes tersebut mengonfirmasi keakuratan, keamanan, dan efektivitas pengoperasian sistem senjata tipe Hwasong-12 yang sedang diproduksi,” lanjut KCNA.
KCNA mengatakan tes itu dilakukan dengan menggunakan sistem peluncuran sudut tertinggi untuk memastikan keamanan negara-negara tetangga, dan hulu ledaknya membawa kamera yang mengambil foto saat berada di luar angkasa.
Ketika pembicaraan damai dengan Washington terhenti, Korea Utara telah menggandakan janji sang pemimpin; Kim Jong-un, untuk memodernisasi angkatan bersenjata, melenturkan otot militer Pyongyang meskipun ada sanksi internasional.
Lihat Juga :