AS Kehilangan 4 Aset Militer di Laut China Selatan dalam 2 Dekade

Sabtu, 29 Januari 2022 - 18:36 WIB
loading...
A A A
“Pihak AS belum memberikan penjelasan yang jelas tentang alasan tabrakan kapal selam nuklirnya belum lama ini, dan sekarang pesawat berbasis kapal induk menabrak di Laut China Selatan," kata Zhao pada 27 Januari, meminta Washington untuk menghindari ketegangan di daerah tersebut.

2. Kapal selam bertenaga nuklir tabrakan dengan gunung bawah laut yang belum dipetakan

AS Kehilangan 4 Aset Militer di Laut China Selatan dalam 2 Dekade


Sebuah kapal selam serang bertenaga nuklir AS, USS Connecticut, rusak parah setelah bertabrakan dengan gunung bawah laut yang belum dipetakan pada 2 Oktober 2021.

Laporan media menyebut akibat kecelakaan itu bagian depan kapal selam serang cepat kelas Seawolf itu mengalami kerusakan parah. Sedikitnya 11 personel kapal selam mengalami luka-luka dalam kecelakaan tersebut.

Baca juga: Kapal Selam Nuklir AS Ternyata Tabrak Gunung Bawah Laut di Laut China Selatan

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China yang lain, Wang Wenbin mengatakan, AS harus memberikan penjelasan tentang niat navigasi kapal, lokasi spesifik kecelakaan.

"Apakah itu di zona ekonomi eksklusif atau perairan teritorial negara mana pun, dan apakah itu menyebabkan kebocoran nuklir atau kerusakan lingkungan laut," ujarnya saat itu.

Washington tidak memberikan informasi lebih lanjut mengenai kecelakaan itu. Angkatan Laut AS kemudian memecat kapten kapal dan dua perwira senior lainnya di kapal selam senilai USD3 miliar itu karena "kehilangan kepercayaan".

3. Tabrakan mematikan dua kapal penghancur kelas Arleigh Burke

Pada tahun 2017, kapal perusak kelas Arleigh Burke USS Fitzgerald dan USS John S. McCain bertabrakan dengan kapal dagang dalam dua insiden terpisah di Samudra Pasifik, menyebabkan 17 pelaut tewas dan beberapa terluka.

Pada 17 Juni, USS Fitzgerald senilai USD1,8 miliar bertabrakan dengan kapal kontainer berbendera Filipina di lepas pantai Jepang selama misi rahasia ke Laut China Selatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved