Putin dan Macron Gelar Diskusi Genting, Isinya Berisiko Tinggi!

Sabtu, 29 Januari 2022 - 01:13 WIB
loading...
Putin dan Macron Gelar...
Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam konferensi video di kediaman negara Novo-Ogaryovo, pinggir Moskow, Rusia, 26 Juni 2020. Foto/sputnik/REUTERS
A A A
MOSKOW - Dengan ketegangan yang semakin tinggi di benua Eropa, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Prancis Emmanuel Macron telah mengadakan diskusi berisiko tinggi melalui telepon.

Kedua pemimpin dunia akan saling berhadapan membahas permintaan Moskow untuk jaminan keamanan dari Amerika Serikat (AS) dan NATO.

Kremlin merilis versi pembicaraan itu pada Jumat (28/1/2022), di mana kedua pemimpin menyentuh banyak topik kritis.

Baca juga: Saat NATO Enggan, Polandia Siap Buat Kesepakatan dengan Rusia

“Putin mencatat bahwa pihak Rusia akan dengan hati-hati mempelajari jawaban tertulis atas rancangan perjanjian jaminan keamanan dari AS dan NATO … dan kemudian memutuskan tindakan lebih lanjut,” papar pernyataan Kremlin.

Baca juga: Menlu Rusia: AS Tak Tanggapi Pertanyaan Utama Soal Non-Ekspansi NATO

Menurut layanan pers presiden Rusia, Putin mengakui ketidakpuasan Moskow dengan tanggapan yang diterimanya awal pekan ini dari pihak AS setelah negosiasi beberapa pekan.

Baca juga: Jembatan Runtuh Menjelang Kunjungan Infrastruktur Biden, 10 Orang Terluka

“Balasan Amerika dan NATO tidak mempertimbangkan kekhawatiran mendasar Rusia, seperti pencegahan perluasan NATO, penolakan menyebarkan sistem senjata di dekat perbatasan Rusia dan juga mengembalikan potensi militer dan infrastruktur blok ke posisi 1997 di Eropa, ketika Undang-Undang Pendiri Rusia-NATO ditandatangani,” bunyi pernyataan Kremlin itu.

Disepakati kedua belah pihak akan melanjutkan dialog tentang berbagai masalah keamanan di benua itu.

“Macron memberi tahu Putin tentang pendekatan Paris di jalur pan-Eropa,” ungkap pemberitahuan Kremlin itu, menyebutkan posisi Prancis sebagai Presiden Dewan UE untuk paruh pertama tahun 2022.

Ketika membahas situasi di Ukraina timur yang dilanda perang, Putin menegaskan kembali pentingnya Kiev menerapkan ketentuan yang ditetapkan dalam Perjanjian Minsk, yang dirancang untuk mengakhiri konflik di wilayah tersebut.

Moskow sebelumnya mengatakan pihaknya mendukung protokol, yang ditulis pada 2014, dan menuduh Kiev gagal memenuhi sisinya dengan menolak bernegosiasi dengan para pemimpin daerah yang memisahkan diri.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah mengklaim wilayah tersebut adalah proxy Rusia dan bersikeras dia akan mengadakan pembicaraan langsung dengan Putin sebagai gantinya.

Panggilan antara kedua kepala negara itu terjadi tak lama setelah negosiator Rusia dan Ukraina mengadakan pertemuan maraton di Paris untuk membahas de-eskalasi di wilayah Donbass yang dilanda perang.

Menyusul pembicaraan yang diadakan sebagai bagian dari Format Normandia, yang juga mencakup Prancis dan Jerman, kepala perwakilan Moskow mengatakan “Terlepas dari semua perbedaan interpretasi, kami sepakat gencatan senjata harus dipertahankan oleh semua pihak sesuai kesepakatan.”

Sebelumnya pada Januari, Macron menandai dimulainya kepresidenan negaranya di Uni Eropa dengan menyerukan “tatanan Eropa” baru, bebas dari ancaman, paksaan, dan lingkup pengaruh.

Ini secara luas ditafsirkan sebagai langkah bahwa Prancis ingin memainkan peran yang lebih aktif dalam negosiasi daripada mendelegasikan diskusi tentang keamanan Eropa ke Washington.

“Baik untuk kita dan Rusia, demi keamanan benua kita yang tak terpisahkan, kita membutuhkan dialog ini,” ungkap presiden Prancis, seraya menambahkan, “Itu harus menjadi dialog yang jujur dan menuntut dalam menghadapi destabilisasi, campur tangan dan manipulasi.”

Dominique Moisi, ilmuwan politik Prancis dan salah satu pendiri Institut Francais des Relations Internationales yang berbasis di Paris, mengatakan kepada Associated Press bahwa, “Macron telah lama berusaha menyetel ulang hubungan antara Prancis dan Rusia, dan melakukannya berdasarkan campuran bersikap terbuka dan tegas.”

Namun, dia meragukan kesuksesan masa lalu dan masa depan, menyebutnya sebagai "tantangan."

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Laporan Media: AS Tekan...
Laporan Media: AS Tekan Oman untuk Putuskan Hubungan dengan Iran
AS Akan Gunakan Aset-Aset...
AS Akan Gunakan Aset-Aset Iran yang Dibekukan di Luar Negeri untuk Biayai Kerugian Perang?
Rekomendasi
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Berita Terkini
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved