Pengadilan Eropa Dukung Gerakan Protes Pro-Palestina BDS

Kamis, 11 Juni 2020 - 22:58 WIB
loading...
Pengadilan Eropa Dukung...
Foto/Ilustrasi
A A A
PARIS - Pengadilan Hak Asasi Manusia (HAM) Eropa memutuskan Prancis melanggar kebebasan berekspresi aktivis pro- Palestina yang dihukum karena berkampanye melawan barang-barang asal Israel .

Pengadilan memerintahkan pemerintah Prancis untuk membayar USD115.000 sebagai ganti rugi keseluruhan kepada 11 aktivis. Gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) global memuji keputusan pengadilan sebagai kemenangan besar.

Para pengunjuk rasa, yang dipimpin oleh aktivis Prancis Jean-Michel Baldassi, dihukum karena menghasut diskriminasi ekonomi setelah ambil bagian dalam demonstrasi 2009 di sebuah hypermarket di kota Illzach, Prancis timur dan membagikan selebaran yang menyerukan boikot produk-produk Israel. Pengadilan tinggi Prancis menguatkan putusan bersalah tersebut.

Tetapi pengadilan HAM Eropa menemukan bahwa hukuman pidana itu tidak memiliki alasan yang relevan dan memadai serta melanggar kebebasan berekspresi para pengunjuk rasa. Pengadilan yang berbasis di kota Strasbourg, Prancis, dan negara-negara yang menandatangani Konvensi Eropa tentang Hak Asasi Manusia - termasuk Prancis - terikat oleh keputusannya.

"Putusan pengadilan penting ini adalah kemenangan yang menentukan untuk kebebasan berekspresi, untuk pembela hak asasi manusia, dan untuk gerakan BDS untuk kebebasan, keadilan dan kesetaraan Palestina," Rita Ahmad dari gerakan BDS yang dipimpin Palestina mengatakan dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari AP, Kamis (11/6/2020).

Aktivis BDS mengatakan pemerintah lain juga telah mencoba menggunakan undang-undang diskriminasi untuk menargetkan mereka secara tidak adil karena gerakan ini semakin populer di dunia. Gerakan itu mendesak boikot, divestasi dan sanksi terhadap bisnis, universitas, dan lembaga kebudayaan Israel. Para pendukung mengatakan gerakan itu menggunakan aksi non-kekerasan untuk menentang kebijakan yang tidak adil terhadap Palestina.

Israel mengatakan gerakan itu menutupi motifnya untuk mendelegitimasi atau menghancurkan negara Yahudi dan menyerukan tanggapan Eropa yang lebih keras terhadap kegiatan BDS, mengutip serangan anti-Semit di Eropa barat dalam beberapa tahun terakhir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Trump Sesumbar AS Menang...
Trump Sesumbar AS Menang Besar di Iran
Trump Tuduh Rusia Ikut...
Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!
Rekomendasi
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
Raih Doktor di Unair,...
Raih Doktor di Unair, Pangi Chaniago Tawarkan Model Baru Jelaskan Split Ticket Voting di Indonesia
Berita Terkini
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved