Inggris: Pasukan Khusus dan Mata-mata Rusia Sudah Berada di Ukraina

Kamis, 27 Januari 2022 - 15:01 WIB
loading...
Inggris: Pasukan Khusus...
Pelatih militer Inggris memberikan pengarahan kepada tentara Ukraina tentang penggunaan senjata anti-tank NLAW. Inggris mengeklaim pasukan khusus dan mata-mata Rusia sudah berada di Ukraina. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Inggris mengeklaim bahwa pasukan khusus dan mata-mata Rusia sudah berada di Ukraina dalam jumlah signifikan. Klaim itu muncul ketika London mengeluarkan peringatan paling keras tentang potensi perang yang akan pecah.

Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengatakan pasukan khusus Moskow telah maju melintasi perbatasan.

The Mirror pada Rabu (26/1/2022) juga mengeklaim telah mendapat informasi bahwa unit intelijen militer GRU Rusia dan pasukan crack Spetsnaz sudah berada di Ukraina untuk mempersiapkan perang.

Mereka dipandang sebagai pihak yang maju yang tampaknya merencanakan serangan oleh 126.000 pasukan reguler yang berkumpul di sisi timur Ukraina serta ribuan lainnya di Belarusia.

Itu terjadi ketika pasukan khusus London sedang mempersiapkan evakuasi massal lebih dari 1.000 warga negara Inggris jika mereka terjebak dalam konflik.

Baca juga: Erdogan: Rusia Tak Bijak Bila Serang Ukraina, Turki Siap Bertindak

Mereka diperintahkan untuk mendaftar ke kedutaan di Kiev, lokasi di mana mereka akan dievakuasi melalui udara atau diangkut melalui jalan darat 350 mil ke timur ke Polandia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Berita Terkini
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved