AS Tolak Tuntutan Rusia Larang Ukraina Gabung NATO, Ketegangan Kian Memanas

Kamis, 27 Januari 2022 - 09:18 WIB
loading...
AS Tolak Tuntutan Rusia...
Pasukan Rusia saat dikerahkan di dekat perbatasan dengan Ukraina. AS telah menolak tuntutan Rusia agar melarang Ukraina bergabung ke NATO. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) secara tertulis telah menolak tuntutan Rusia agar melarang Ukraina bergabung ke NATO. Keputusan Washington ini membuat ketegangan semakin memanas.

Menteri Luar Negeri Antony Blinken memberikan tanggapan resmi kepada Rusia atas tuntutannya untuk menyelesaikan krisis Ukraina.

Blinken tidak memberikan konsesi tetapi mengatakan bahwa dia menawarkan Rusia jalan diplomatik yang serius ke depan. Menurutnya, Rusia yang harus memilihnya.

Seorang menteri Rusia mengatakan negaranya akan mempelajari respons AS yang disampaikan Blinken.

Baca juga: Ukraina: Invasi 100 Kali Sehari oleh Rusia Sudah Dekat!

Rusia sebelumnya telah mengeluarkan daftar tuntutan tertulis atas keprihatinannya tentang ekspansi aliansi militer NATO dan masalah keamanan terkait.

Di antaranya adalah permintaan NATO untuk mengesampingkan kemungkinan Ukraina dan negara pecahan Soviet lainnya bergabung dengan aliansi pimpinan AS tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Berita Terkini
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved