AS Setuju Jual Senjata Senilai Rp35 Triliun ke Mesir

Kamis, 27 Januari 2022 - 01:30 WIB
loading...
A A A
Sesaat sebelum penjualan diumumkan, enam anggota Partai Demokrat DPR, termasuk ketua Komite Urusan Luar Negeri DPR, dan anggota Partai Republik meminta pemerintah AS untuk bersikeras bahwa Mesir harus memenuhi kriteria hak asasi manusia untuk transfer peralatan militer.

Baca juga: Saat Dunia Dihajar Covid-19, Penjualan Senjata Malah Menggila

“Sementara kami mengakui dan menegaskan kembali langkah-langkah penting yang telah diambil Mesir dalam beberapa pekan terakhir untuk mengatasi masalah tersebut dengan membebaskan tahanan politik tertentu dan individu yang ditahan secara tidak adil, pemerintah Mesir harus memenuhi persyaratan administrasi secara penuh dengan batas waktu yang dikomunikasikan,” bunyi surat yang dilayangkan anggota DPR kepada Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken.

“Jika tidak, kami mendesak Anda untuk menepati janji Anda dan segera memprogram ulang dana yang ditahan,” kata mereka.

Sementara itu, Senator Partai Demokrat Chros Murphy mengatakan: "Mesir tampaknya tidak mungkin dan tidak mau memenuhi persyaratan sempit tentang sisa bantuan militer $130 juta pada tenggat waktu, sementara situasi hak asasi manusia secara lebih luas hanya memburuk selama beberapa bulan terakhir."

"Jika Mesir tidak memenuhi persyaratan secara penuh, pemerintah harus berdiri teguh dan menunjukkan kepada dunia bahwa tindakan kami sesuai dengan komitmen kami terhadap demokrasi dan hak asasi manusia," kata Murphy.

Baca juga: AS Setuju Jual 280 Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp9,3 T

Pada bulan September, Blinken mengumumkan bahwa pemerintah akan melanjutkan dengan memberikan Mesir USD300 juta dalam pembiayaan militer asing tetapi akan menahan USD130 juta lagi sampai pemerintah Mesir secara tegas menangani kondisi terkait hak asasi manusia tertentu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
4 Alasan Trump Bangun...
4 Alasan Trump Bangun Golden Dome Senilai Rp2.869 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved