Tak Hanya Tentara, Warga Sipil Ukraina Juga Bersiap Hadapi Invasi Rusia

Rabu, 26 Januari 2022 - 16:54 WIB
loading...
A A A
Mykhailo dan sejumlah personel pasukan khusus Ukraina lainnya telah berada di Kharkiv untuk mempersiapkan kota itu menghadapi invasi darat Rusia. Penduduk setempat juga belajar bagaimana menggunakan senjata anti-militer, membentuk kelompok perlawanan, dan melakukan kegiatan sabotase jika terjadi pendudukan oleh Pasukan Rusia.

Baca: Jika Terjadi Perang, Ini Peta Kekuatan Militer Ukraina dan Rusia

“Gagasan utama di balik pasukan ini adalah untuk mempersiapkan Ukraina menghadapi perlawanan nasional yang besar,” jelas Mykhailo.

Tim Pertahanan Teritorial di Kharkiv, yang berjarak sekitar 40 km (25 mil) dari perbatasan Rusia, terdiri dari berbagai kelompok tentara dengan berbagai keterampilan dan cadangan yang dapat mempersiapkan penduduk setempat untuk melindungi rumah dan kota mereka jika terjadi invasi.

Pangkalan Angkatan Bersenjata Teritorial baru yang bermunculan di seluruh negeri adalah hasil dari undang-undang yang diperkenalkan selama putaran ketegangan sebelumnya tahun lalu. Eskalasi terbaru telah memicu tanggapan serupa, dengan Pemerintah Ukraina mengumumkan undang-undang baru yang mengizinkan penggunaan senapan berburu dalam tindakan pertahanan teritorial.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved