Yasmeena Ali, Bintang Porno Pertama Afghanistan dari Muslim Jadi Ateis

Senin, 24 Januari 2022 - 07:19 WIB
loading...
Yasmeena Ali, Bintang...
Yasmeena Ali, wanita yang mengaku sebagai bintang film porno pertama Afghanistan, bicara soal Taliban. Dia dulunya gadis Muslim yang taat, tapi berubah jadi ateis. Foto/Instagram/@yasmeena.eu
A A A
LONDON - Yasmeena Ali, wanita yang merasa yakin sebagai bintang film porno pertama Afghanistan , mendadak jadi pemberitaan media asing karena berbicara soal Taliban .

Dia mengaku dulunya adalah gadis Muslim yang taat, namun menjadi ateis sejak menetap di Inggris.

Baca juga: Taliban Ancam Tembak Wanita LSM Afghanistan jika Tak Pakai Burqa

Dia percaya bahwa Taliban, yang berkuasa di Afghanistan saat ini, tahu tentang dia karena popularitasnya. Terlebih, film-filmnya telah dibagikan di Pornhub dan OnlyFans.

Yasmeena Ali adalah seorang gadis muda ketika Taliban mengambil alih Kabul pada 1990-an. Dia kemudian pindah ke tempat yang aman di Inggris.

Sejak tinggal di Inggris itulah, dia mengaku telah mengambil kendali atas seksualitasnya sendiri dan membuang masa lalunya sebagai Muslim yang religius untuk beralih menjadi seorang ateis.

Berbicara di podcast "I Hate Porn", dia berkata: “Mereka kebanyakan membenci konten saya karena mereka tidak ingin Afghanistan dikenal dengan pornografi."

“Berani saya menunjukkan tubuh saya? Mereka pikir mereka memiliki tubuh saya dan apa yang saya lakukan dengan tubuh saya dan saya tidak punya hak untuk menunjukkannya dan saya tidak bisa menjadi orang Afghanistan sejati jika saya melakukan ini. Saya selalu mendapatkan pesan seperti Anda berpura-pura, Anda orang Yahudi, Anda menyamar," paparnya.

“Saya seorang Afghanistan, jadi apa. Mungkin ada Taliban di luar sana yang menonton konten saya, siapa tahu?"

“Saya yakin mereka telah mendengar tentang saya. Saya tidak akan terkejut. Tulis saja film porno Afganistan dan Anda akan menemukan saya. Tulis saja dua kata itu dan Anda akan melihat nama saya.”

Yasmeena Ali menjalankan akun OnlyFans, di mana dia menggambarkan dirinya sebagai "model dewasa BDSM telanjang erotis" yang berbagi konten seksi, panas, imut, menyenangkan, dan lucu dengan pelanggannya.

Yasmeen Ali mengatakan hidupnya sekarang sangat berbeda dengan yang dia miliki di Afghanistan.

Di tempat lain di podcast, dia berbicara tentang sikap Taliban terhadap wanita.

“Semua aturan hanya untuk keuntungan dan kesenangan laki-laki,” katanya.

“Jika Anda sedang haid, Anda dianggap tidak suci, kotor."

“Tanpa wanita tidak akan ada ras manusia tetapi mereka memiliki masalah dengan seksualitas wanita karena mereka takut kehilangan kendali," ujarnya.

“Seluruh gagasan itu didasarkan pada pengendalian dan penaklukan perempuan dan itu hanya bisa terjadi jika mereka tidak berpendidikan sehingga mereka mengikuti tanpa bertanya," paparnya.

“Saat Anda memberi mereka pendidikan atau sumber daya, mereka akan mengancam status quo dan mereka tidak menginginkannya, mereka menikmati kekuasaan," imbuh dia, seperti dikutip LAD Bible, Senin (24/1/2022).

“Orang-orang itu menyukai kekuasaan. Itu adalah mentalitas manusia gua barbar. Itu tentang kekuasaan dan kendali yang Anda miliki atas seseorang.”
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Presiden Korsel Lee...
Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!
Rekomendasi
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
Kejutan! Paraguay Singkirkan...
Kejutan! Paraguay Singkirkan Jerman Lewat Adu Penalti
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
Berita Terkini
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved