Terungkap, Trump Gelar Rapat Rahasia sebelum Kerusuhan US Capitol

Jum'at, 21 Januari 2022 - 08:44 WIB
loading...
A A A
Menurut dua sumber, mantan sekretaris pers Trump itu mengatakan kepada panel Kongres yang beranggotakan 9 orang bahwa sebagian besar pertemuan rahasia dijadwalkan oleh Kepala Staf Trump saat itu, Mark Meadows.

“Rincian rapat dirahasiakan, dengan hanya beberapa ajudan Trump yang mengetahui bahwa pertemuan itu terjadi,” papar Grisham.

“Kepala pengantar di Gedung Putih Timothy Harleth akan mengarahkan peserta pertemuan ke tingkat atas Gedung Putih,” ungkap Grisham kepada panel.

Sebelum bergabung dengan staf Gedung Putih pada 2017, Harleth menjabat sebagai manajer kamar di Trump International Hotel di Washington DC.

Harleth dicopot dari posisinya pada Januari 2021, sekitar waktu Presiden AS Joe Biden mengambil alih peran presiden.

Gedung Putih mengklaim kepada CNN pada saat Harleth "pergi sebelum Biden tiba" di kediaman kepresidenan itu.

Sebelum kerusuhan 6 Januari yang mematikan, Trump berjanji memimpin peserta protes pemilu ke gedung US Capitol, di mana para senator AS dan Wakil Presiden saat itu Mike Pence sedang bersiap mengesahkan suara Electoral College dari pemilu presiden 2020.

"Dan setelah ini, kita akan turun dan saya akan berada di sana bersamamu, kita akan berjalan ke ... ke Capitol dan kita akan menyemangati para senator, anggota kongres, dan wanita pemberani kita," ungkap Trump kepada para pendukungnya ketika itu.

"Anda tidak akan pernah bisa merebut kembali negara kita dengan kelemahan, Anda harus menunjukkan kekuatan dan Anda harus kuat," papar Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran,...
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran, Tangkap 130 Orang termasuk Pejabat Kementerian Urusan Islam
Rekomendasi
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
Komut Pertamina Salurkan...
Komut Pertamina Salurkan Seragam Sekolah bagi 200 Anak Prasejahtera di Banyuwangi
Keutamaan Bismillah...
Keutamaan Bismillah yang Jarang Diketahui, Dosa Diampuni dan Amal Kebaikan Dilipatgandakan
Berita Terkini
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Akankah Pemimpin Tertinggi...
Akankah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Hadiri Pemakaman Ayahnya?
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Iran dan Oman Selesaikan...
Iran dan Oman Selesaikan Kesepakatan Hormuz, Tanpa Peran AS pada Masa Depan Selat
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved