AS Beri Lampu Hijau Pengiriman Senjata ke Ukraina

Kamis, 20 Januari 2022 - 22:02 WIB
loading...
AS Beri Lampu Hijau...
AS memberi lampu hijau sekutunya mengirimkan senjata ke Ukraina. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Departemen Luar Negeri (Deplu) Amerika Serikat (AS) mengatakan kepada Kongres telah menyetujui izin ekspor untuk Estonia, Latvia dan Lithuania , yang akan memungkinkan negara-negara tersebut mengirimkan senjata buatan Amerika ke Ukraina.

Hal itu diungkapkan seorang pejabat administrasi, seorang pejabatDeplu AS dan seorang pembantu Kongres yang mengetahui masalah tersebut.

Senjata-senjata itu termasuk yang sangat dicari seperti sistem senjata anti-pesawat Amerika dari Latvia dan Lithuania yang akan membantu Ukraina menangkis pesawat Rusia yang diyakini oleh beberapa pejabat dan ahli akan memimpin pada tahap awal invasi Rusia.

Estonia diberi persetujuan untuk mentransfer sistem peluru kendali Javelin anti-tank, yang telah diberikan AS kepada Ukraina di masa lalu.

Baca juga: Rusia kepada AS dan Barat: Setop Pasok Senjata ke Ukraina

Tidak jelas kapan senjata akan tiba di Ukraina, pejabat senior administrasi mengatakan waktunya - serta harga untuk Ukraina - akan tergantung pada negara-negara yang diberi persetujuan.

"Pemerintahan Biden juga bekerja untuk mentransfer lima helikopter buatan Rusia ke kendali Ukraina," kata pejabat yang sama seperti dilansir dari CNN, Kamis (20/1/2022).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved