Erdogan Ikut-ikutan Warning Putin Tak Serang Ukraina

Kamis, 20 Januari 2022 - 09:19 WIB
loading...
Erdogan Ikut-ikutan...
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ikut-ikutan memperingatkan Presiden Rusia Vladimir Putin agar tidak menyerang Ukraina. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ikut-ikutan memperingatkan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk tidak menyerang Ukraina .

Sebelumnya, para pemimpin Barat melontarkan peringatan serupa terhadap Moskow.

Ankara selama ini mendukung Kiev, termasuk memasok drone tempur yang memicu kemarahan Moskow. Drone-drone tempur itu dikhawatirkan dapat digunakan oleh Kiev dalam konflik bertahun-tahun di dua wilayah timur dengan separatis pro-Moskow.

Baca juga: AS Mulai Khawatir Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Belarusia

Berbicara kepada wartawan Turki di Albania, Erdogan mengatakan dia bermaksud membahas ketegangan yang meningkat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

"Anda tidak dapat menangani hal-hal ini dengan mengatakan 'Saya akan menyerang sesuatu, saya akan mengambilnya'," kata media Turki mengutip pernyataan Erdogan.

"Saya tidak melihat invasi Rusia ke Ukraina sebagai pilihan realistis karena itu bukan negara biasa. Ukraina adalah negara yang kuat," kata Erdogan, yang mendukung aspirasi NATO di Ukraina, seperti dikutip dari AFP, Kamis (20/1/2022).

Pada bulan Desember, Putin mengkritik Ukraina karena mengerahkan drone tempur buatan Turki, mendesak Ankara untuk menekan Kiev untuk tidak menggunakan perangkat keras militer tersebut—yang telah memainkan peran kunci dalam konflik di Libya dan di wilayah separatis Azerbaijan di Nagorno-Karabakh.

Turki telah membalas dengan mengatakan tidak dapat bertanggung jawab atas bagaimana drone digunakan oleh negara-negara setelah peralatan tempur itu dijual.

Erdogan mengatakan dia selalu menentang pendekatan Rusia terhadap Ukraina, mengkritik apa yang dia sebut aneksasi Crimea oleh Rusia pada 2014.

Moskow menolak dianggap menganeksasi Crimea dan menegaskan wilayah itu memilih bergabung dengan Rusia melalui referendum setelah lepas dari Ukraina.

Erdogan menambahkan bahwa Rusia harus meninjau keadaan di dunia dan keadaannya sendiri sebelum memutuskan untuk mengambil langkah ini untuk menyerang Ukraina.

“Kita perlu mencabut perang dari sejarah politik,” kata Erdogan.

Negara-negara Barat telah menuduh Rusia mengerahkan tank, artileri, dan sekitar 100.000 tentara melintasi perbatasan utara dan timur Ukraina dalam persiapan untuk kemungkinan invasi.

Moskow mengatakan pihaknya menanggapi apa yang dilihatnya sebagai pertumbuhan kehadiran NATO di wilayah pengaruhnya, di mana ia dengan keras menentang ekspansi aliansi Atlantik.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved