AS Ancam Merespons Kuat jika Rusia Kerahkan Senjata Nuklir di Dekat Amerika

Rabu, 19 Januari 2022 - 05:06 WIB
loading...
AS Ancam Merespons Kuat...
Washington mengancam akan merespons kuat jika Rusia mengerahkan senjata nukir di dekat Amerika Serikat. Foto/REUTERS/Grigory Dukor
A A A
WASHINGTON - Washington mengancam akan memberikan respons kuat jika Rusia mengerahkan senjata nuklir di negara-negara Amerika Latin atau di dekat Amerika Serikat (AS).

Ancaman itu muncul setelah juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Moskow mempertimbangkan menempatkan rudal-rudalnya di beberapa negara Amerika Latin atau untuk melawan penempatan pasukan militer AS dan NATO di dekat Rusia.

Baca juga: Ancam Iran, Israel Tembakkan Sistem Rudal Arrow 3 yang Lebih Hebat dari Iron Dome

Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield mengatakan Washington tidak akan terintimidasi oleh brainstorming agresif Rusia tentang menempatkan perangkat keras militer atau bahkan rudal berhulu ledak nuklir di dekat Amerika Serikat.

“Rusia menarik setiap sedotan dari keranjang yang bisa mereka tarik untuk mengintimidasi kami agar mengizinkan mereka mengambil tindakan ini. Mereka tahu bahwa jika mereka mengambil tindakan agresif terhadap Amerika Serikat, mereka dapat mengharapkan respons, dan respons itu akan menjadi respons yang kuat," kata Thomas-Greenfield kepada Washington Post Live pada hari Selasa (18/1/2022).

“Saya tahu bahwa mereka mencoba merespons dengan cara untuk mengintimidasi dunia, tetapi kami tidak akan membiarkan diri kami diintimidasi, kami juga tidak akan membiarkan Ukraina diintimidasi untuk membahayakan keamanannya sendiri,” lanjut diplomat Amerika tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved