Tantang Ancaman AS Soal Ukraina, Rusia Punya Skenario Khusus

Senin, 17 Januari 2022 - 22:01 WIB
loading...
A A A
Peskov menjelaskan, “Kami sedang mempertimbangkan skenario yang berbeda; kami percaya bahwa seharusnya ada jauh lebih sedikit dari mereka karena rumusan pertanyaannya sangat tepat bagi kami, tidak perlu dibuat rumit, karena tidak begitu rumit. Pertanyaannya sangat langsung dan sangat spesifik."

"Kami berharap, seperti yang telah dikatakan oleh lawan bicara Amerika kami, bahwa sesuatu dapat dirumuskan secara tertulis pekan ini oleh pihak AS," ujar Peskov.

Diminta untuk mengomentari kemungkinan pengerahan rudal Rusia di Kuba atau Venezuela sebagai tanggapan atas penyebaran rudal AS di Eropa, juru bicara Kremlin mengingatkan kedaulatan negara-negara tersebut.

"Di Amerika Latin dan sebagainya: di sana kita masih berbicara tentang negara berdaulat, jangan lupakan ini," ungkap Peskov.

Wakil Menteri Luar Negeri AS Nuland mengatakan kepada Financial Times pada Sabtu (15/1/2022) bahwa Washington telah menyusun lebih dari selusin opsi yang mungkin untuk menanggapi “invasi Rusia” ke Ukraina.

Diplomat AS berpangkat tinggi itu tidak merinci dengan tepat apa opsi ini, hanya mengatakan percakapan dengan sekutunya adalah tentang, "Menimbulkan rasa sakit yang sangat tajam dengan sangat cepat terhadap Moskow.”

Ketegangan antara Rusia dan NATO terus meningkat setelah krisis Ukraina pada 2014, di mana pasukan yang didukung Barat menggulingkan pemerintah terpilih di Kiev, mendorong Krimea memisahkan diri dan bergabung kembali dengan Rusia, serta memicu konflik sipil di Ukraina timur.

Pada musim semi 2021 dan sekali lagi pada musim gugur dan musim dingin di tahun yang sama, para pejabat dan media Barat menuduh Rusia terlibat dalam pembangunan militer di perbatasan Ukraina dalam kemungkinan persiapan serangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Houthi Bakal Blokade...
Houthi Bakal Blokade Pelabuhan Saudi, Apa Dampaknya bagi Pasokan Energi Global?
Rekomendasi
Gibran Duduk di Barisan...
Gibran Duduk di Barisan Menteri saat Sidang Kabinet, Mensesneg Beri Penjelasan
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Berita Terkini
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved