Keluarga Tuntut Keadilan Saat Pemakaman George Floyd

Kamis, 11 Juni 2020 - 09:09 WIB
loading...
Keluarga Tuntut Keadilan...
Petugas kepolisian berjalan mengiringi peti mati yang mengangkut jenazah GeorgeFloyd menuju pemakaman Houston Memorial Gardens di Pearland, Texas, Amerika Serikat, 9 Juni 2020. Foto/Reuters
A A A
HOUSTON - Seruan dan tuntutan keadilan muncul pada kebaktian jelang pemakaman George Floyd, warga kulit hitam yang dibunuh polisi Amerika Serikat (AS) , di Houston. Kematian Flyod memicu demonstrasi di AS dan menyebar ke berbagai penjuru dunia.

Politikus, aktivis hak sipil, dan selebritas bergabung untuk berbagai memori tentang Floyd yang disebut sebagai “orang pria yang baik hati”. Pemimpin hak sipil Al Sharpton mengungkapkan euologi menuding Presiden Donald Trump menunjukkan hal tidak simpati dengan kematian Floyd dan mengirimkan sinyal ampunan kepada polisi yang membunuh Floyd.

“Kita bertarung dengan kejahatan di tempat yang tinggi,” ujar Sharpton dilansir Reuters. Dia mengkritik Trump karena mengabaikan keadilan. “Kamu (Trump) mencoba untuk menghentikan demonstrans dibandingkan menghentikan brutalitas,” tudingnya.

Dari pihak keluarga, sepupu Floyd, Brooke Williams, menyerukan perubahan dalam tatanan hukum. Dia mengungkapkan, hukum di AS memang tidak menguntungkan warga kulit hitam. “Kenapa sistem hukum ini korup dan rusak?” katanya. (Baca: Demostrasn AS Tumbangkan Patung Columbus dan Dibuang ke Danau)

Dia mengatakan, hukum menempatkan sistem warga Afro-Amerika untuk gagal. “Hukum ini harus diubah. Tidak boleh ada kejahatan kebencian,” katanya. Seseorang berkata 'Buat Amerika Hebat Lagi', namun kapan Amerika pernah hebat?'
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Istana Kepresidenan...
Istana Kepresidenan Slovenia Kibarkan Bendera Palestina, Singgung Genosida Gaza
Rekomendasi
Nina Zatulini dan Natasha...
Nina Zatulini dan Natasha Rizky Belajar Bahasa Inggris di Usia 30-an, Netizen Salut
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
Jelang Timnas Indonesia...
Jelang Timnas Indonesia Vs Mozambik, Beckham Putra Tulis Pesan Motivasi
Berita Terkini
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved