AS Konfirmasi Jet Siluman F-22 Cegat 4 Pembom Berkemampuan Nuklir Rusia

Kamis, 11 Juni 2020 - 07:28 WIB
loading...
A A A
Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia mengakui terjadi interaksi antara pesawat-pesawat militer kedua negara di dekat Alasa. Kementerian itu mengatakan beberapa jet tempur F-22 Raptor Angkatan Udara AS dikerahkan untuk mengawal sejumlah pesawat pembom strategis Moskow selama penerbangannya di wilayah udara internasional di dekat perbatasan kedua negara.

"Empat pesawat strategis Tu-95MS Angkatan Udara Rusia yang membawa rudal dalam penerbangan jarak jauh melakukan penerbangan terencana di atas perairan netral Laut Chukchi, Laut Bering, Laut Okhotsk, dan bagian utara Samudra Pasifik. Pada tahap tertentu dari penerbangan, pesawat-pesawat Rusia dikawal oleh jet-jet tempur F-22 Angkatan Udara AS," bunyi pernyataan kementerian tersebut. (Baca juga: Jet Tempur Siluman F-22 Raptor AS yang Jatuh Harganya Rp2,1 Triliun )

Menurut kementerian itu, empat pesawat Tu-95MS melakukan penerbangan 11 jam. Lebih lanjut, Kementerian Pertahanan Rusia menegaskan penerbangan Angkatan Udara-nya selalu dilakukan dengan kepatuhan ketat pada peraturan internasional.

Bagi Moskow, penerbangan di dekat perbatasan kedua negara merupakan hal wajar. Sebagai contoh, pada Mei lalu pesawat-pesawat pembom strategis AS melakukan lima penerbangan di sepanjang perbatasan Rusia.

Peristiwa di dekat Alaska seperti mengulang kejadian serupa pada April ketika militer AS mengerahkan beberapa jet tempur siluman F-22 untuk mencegat sepasang pesawat patroli Rusia yang terbang di wilayah tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Turki Catat 62 Tendangan...
Turki Catat 62 Tendangan Tanpa Gol dalam 180 Menit di Piala Dunia 2026
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Kabar Duka, Icuk Nugroho...
Kabar Duka, Icuk Nugroho Pemeran Saep di Preman Pensiun Meninggal Dunia
Berita Terkini
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved