China Sangkal Skandal Mata-mata: Inggris Terlalu Banyak Nonton Film 007

Sabtu, 15 Januari 2022 - 01:22 WIB
loading...
China Sangkal Skandal...
Christine Lee, wanita yang oleh badan intelijen MI5 sebut sebagai mata-mata untuk Partai Komunis China. Foto/Christine Lee/Twitter
A A A
BEIJING - Beijing menyangkal tuduhan London bahwa agen mata-mata Partai Komunis China (PKC) telah menyusup ke Parlemen Inggris.China mengejekInggris dengan menyebut para pejabatnya terlalu banyak menonton film 007.

Sebelumnya, salah satu badan intelijen Inggris; MI5, menuduh ada mata-mata wanita PKC yang menyusup ke Parlemen untuk ikut campur dalam politik negara Eropa tersebut. Mata-mata wanita yang dimaksud adalah Christine Lee.

Baca juga: Perempuan Ini Disebut-sebut sebagai Agen China yang Gentayangan di Parlemen Inggris

Kedutaan Besar China di London mengatakan bahwa Beijing tidak perlu untuk membeli pengaruh di parlemen asing mana pun.

"Kami dengan tegas menentang tipuan dan intimidasi terhadap komunitas China di Inggris,” bunyi pernyataan kedutaan di situs webnya, yang dikutip Sputniknews, Jumat (14/1/2022).

"China selalu menganut prinsip non-intervensi dalam urusan internal negara lain," lanjut kedutaan.

Sedangkan juru bicara Kementerian Luar Negeri China, membalas tuduhan MI5 dengan ejekan. "Pejabat-pejabat Inggris telah menonton terlalu banyak film 007, yang mengarah ke asosiasi mental yang tidak perlu, memicu pernyataan yang mengkhawatirkan," katanya.

Reaksi China muncul setelah politisi senior Partai Konservatif, Iain Duncan Smith, merujuk surat dari Ketua Parlemen Inggris Lindsay Hoyle kepada semua anggota Parlemen.

Dalam sebuah pernyataan kepada House of Commons, Duncan Smith mengklaim: “Hoyle telah dihubungi oleh MI5 untuk memperingatkan tentang seorang wanita bernama Christine Lee, yang telah terlibat dalam kegiatan campur tangan politik atas nama Partai Komunis China."

Lee diduga memberikan banyak uang atas nama PKC kepada anggota Parlemen Inggris untuk "membeli" pengaruh dalam kebijakan politik Inggris.

Menyusul pernyataan Duncan Smith, anggota Parlemen Partai Buruh; Barry Gardiner, mengonfirmasi bahwa dia telah menerima dana dari Lee tetapi telah menghubungi dinas keamanan Inggris tentang donasi tersebut, dengan total lebih dari £420.000 selama lima tahun.

Menteri Dalam Negeri Inggris Priti Patel menyatakan bahwa pemerintah merasa sangat prihatin bahwa seorang individu menargetkan anggota Parlemen untuk terlibat dalam kegiatan campur tangan politik atas nama Partai Komunis China.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Helikopter Perusahaan...
Helikopter Perusahaan Minyak Arab Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Rekomendasi
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Purbaya Isyaratkan Marketplace...
Purbaya Isyaratkan Marketplace Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli 2026
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved