Kesal Koneksi Lambat, Pria China Bakar Kabel Optik Internet Kota

Kamis, 13 Januari 2022 - 21:13 WIB
loading...
Kesal Koneksi Lambat,...
Pria China membakar kotak publik berisi kabel serat optik jaringan Internet kota di Guangxi karena kesal dengan lambatnya koneksi Internet. Ulahnya menyebabkan ribuan rumah dan kantor tak bisa mengakses Internet. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - Seorang pria di Guangxi, China, telah dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara. Dia dinyatakan bersalah telah membakar kotak berisi kabel serat optik untuk jaringan Internet kota karena kesal dengan koneksi yang lambat.

Pria tersebut, yang diidentifikasi dengan nama marganya, Lan, sedang berada di sebuah kafe Internet pada Juni lalu ketika rasa frustrasinya dengan kecepatan koneksi Internet meluap.

Baca juga: Seks Maraton dengan Pasangan hingga Penis Retak, Pria Ini Dilarikan ke RS

Dia kemudian merespons dengan menghancurkan kotak publik yang berisi kabel jaringan serat optik. Demikian pernyataan dari pengadilan setempat yang dilansir AFP, Kamis (13/1/2022).

Menurut kesaksian di pengadilan, terdakwa menggunakan korek api untuk membakar kain yang dimilikinya, lalu membakar kotak telekomunikasi di persimpangan lalu lintas.

Kebakaran tersebut menyebabkan hampir 4.000 rumah tangga dan kantor, termasuk rumah sakit umum, kehilangan akses Internet selama 28 hingga 50 jam.

"Setelah insiden itu, petugas keamanan publik menyita alat kejahatan Lan, korek api," kata pengadilan.

Atas tindakannya, Lan dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara karena menghancurkan fasilitas telekomunikasi umum.

Kisah itu memicu ejekan luas di Internet China, dengan satu pengguna Weibo menyebut Lan sebagai "big baby".
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
TikTok Dorong Pertumbuhan...
TikTok Dorong Pertumbuhan Industri Kecantikan Malalui ForYouBeauty 2026
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved