Jaringan Pemeriksa Fakta Dunia Ungkap Dosa-dosa YouTube

Kamis, 13 Januari 2022 - 14:33 WIB
loading...
A A A
“Dengan mempertimbangkan semua ini, kami mengusulkan beberapa solusi yang akan membuat banyak perbedaan dalam mengurangi penyebaran disinformasi dan misinformasi di YouTube,” ujar mereka.

Mereka menuntut komitmen terhadap transparansi yang berarti tentang disinformasi di platform: YouTube harus mendukung penelitian independen tentang asal-usul berbagai kampanye misinformasi, jangkauan dan dampaknya, dan cara paling efektif untuk menghilangkan prasangka informasi palsu.

Jaringan itu menyeru YouTube juga harus mempublikasikan kebijakan moderasi penuh mengenai disinformasi dan misinformasi, termasuk penggunaan kecerdasan buatan dan data mana yang mendukungnya.

“Selain menghapus konten untuk kepatuhan hukum, fokus YouTube seharusnya adalah menyediakan konteks dan menawarkan sanggahan, yang ditumpangkan dengan jelas pada video atau sebagai konten video tambahan. Itu hanya bisa datang dari masuk ke dalam kolaborasi yang bermakna dan terstruktur dengan mengambil tanggung jawab dan secara sistematis berinvestasi dalam upaya pengecekan fakta independen di seluruh dunia yang bekerja untuk memecahkan masalah ini,” papar surat terbuka itu.

Jaringan itu meminta YouTube bertindak terhadap pelanggar berulang yang menghasilkan konten yang terus-menerus ditandai sebagai disinformasi dan misinformasi, terutama mereka yang memonetisasi konten tersebut di dalam dan di luar platform, terutama dengan mencegah rekom algoritme perbaikan dari mempromosikan konten dari sumber informasi yang salah tersebut.

“Perluas upaya saat ini dan di masa mendatang melawan disinformasi dan misinformasi dalam bahasa yang berbeda dari bahasa Inggris, dan berikan data khusus negara dan bahasa, serta layanan transkripsi yang berfungsi dalam bahasa apa pun,” ungkap surat terbuka itu.

Surat terbuka itu diakhiri dengan penegasan, “Kami harap Anda akan mempertimbangkan untuk menerapkan ide-ide ini demi kebaikan publik dan menjadikan YouTube sebagai platform yang benar-benar melakukan yang terbaik untuk mencegah disinformasi dan misinformasi yang dipersenjatai terhadap penggunanya dan masyarakat luas. Kami siap dan dapat membantu YouTube. Kami ingin bertemu dengan Anda untuk membahas masalah ini dan menemukan cara untuk berkolaborasi, dan menantikan tanggapan Anda terhadap tawaran ini.”

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Ngeri! Macan Tutul Masuk...
Ngeri! Macan Tutul Masuk Toko Miras, Serang Pegawai lalu Acak-Acak Minuman
Rekomendasi
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved