Pertama di Dunia, Jantung Babi Berhasil Dicangkokkan ke Manusia

Selasa, 11 Januari 2022 - 07:38 WIB
loading...
Pertama di Dunia, Jantung...
Untuk pertama kali di dunia, jantung babi yang dimodifikasi secara genetik berhasil dicangkokkan pada pasien manusia. Foto/University of Maryland School of Medicine
A A A
MARYLAND - Jantung dari babi yang dimodifikasi secara genetik telah berhasil dicangkokkan pada pasien manusia di Amerika Serikat (AS). Keberhasilan ini tercatat sebagai yang pertama kali di dunia.

Fakultas Kedokteran Universitas Maryland di AS mengumumkan berita tersebut pada hari Senin waktu setempat setelah operasi pada hari Jumat pekan lalu.

Ini menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa jantung hewan dapat bertahan hidup pada manusia tanpa penolakan segera. Demikian pernyataan Fakultas Kedokteran Universitas Maryland dalam sebuah pernyataan, yang dilansir news.com.au, Selasa (11/1/2022).

Baca juga: Gara-gara Alkohol dan Bioskop, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Dicap Yahudi

Pasien berusia 57 tahun, David Bennett, menderita penyakit jantung terminal dan transplantasi adalah satu-satunya pilihan yang tersedia saat ini untuknya karena ia dianggap tidak memenuhi syarat untuk transplantasi jantung konvensional.

Fakultas tersebut mengatakan Bennett akan dipantau dengan hati-hati selama beberapa hari dan minggu berikutnya untuk menentukan apakah transplantasi memberikan manfaat menyelamatkan nyawa.

“Ini baik mati atau melakukan transplantasi tersebut. Saya ingin hidup. Saya tahu ini adalah bidikan dalam kegelapan, tetapi ini adalah pilihan terakhir saya," kata Bennett sehari sebelum operasi dilakukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Aksi Nekat Melamar di...
Aksi Nekat Melamar di Puncak Gedung Empire State, Pasangan Rusia Ditangkap
Horor! 900 Ular Lepas...
Horor! 900 Ular Lepas dari Peternakan akibat Banjir di China, Gigit Warga
Rekomendasi
Pengamanan di Polda...
Pengamanan di Polda Metro Diperketat usai Penggeledahan, Puluhan Brimob Bersenjata Siaga
Polri Usut 3 Kasus Besar...
Polri Usut 3 Kasus Besar Korupsi, Pakar: Siapa pun yang Menghalangi Harus Ditindak
Prilly Latuconsina Rela...
Prilly Latuconsina Rela Gelapkan Kulit dan Belajar Bahasa Arab demi Film Baru Baim Wong
Berita Terkini
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved