17 Tahun Jadi Presiden Palestina, Abbas Belum Mampu Wujudkan Rekonsiliasi Nasional

Selasa, 11 Januari 2022 - 02:04 WIB
loading...
A A A
Beberapa pakar politik berpendapat bahwa tahun-tahun Abbas sebagai presiden juga menghasilkan komplikasi terkait dengan proses demokrasi, kebebasan publik, dan perlawanan bersenjata, serta konflik internal di dalam Fatah yang mengarah pada faksionalisme di partai.

"Sejak pemilihan terakhir tahun 2006, Abbas mengkonsolidasikan perpecahan politik baik dengan Hamas dan di dalam Fatah, dan setiap pidato tentang persatuan nasional telah menjadi fantasi," kata Sawaf kepada Anadolu Agency.

Dia mengatakan Abbas mengendalikan Tepi Barat dengan pasukan keamanan yang agresif melawan oposisi, dengan penindasan ini mencapai puncaknya dengan petugas keamanan membunuh aktivis oposisi Nizar Banat pada Juni 2021.



"Dia seorang diktator, dan dia tidak percaya pada demokrasi dan pertukaran kekuasaan, dia tidak percaya pada pemilihan umum, dan tidak pernah serius tentang persatuan nasional," tegas Sawaf.

Pemilihan Palestina seharusnya diadakan pada tahun lalu, tetapi Abbas menundanya hingga tanggal yang tidak pasti. Sawaf menegaskan bahwa satu-satunya cara untuk mengakhiri kebuntuan politik saat ini adalah melalui strategi politik yang signifikan yang mencakup semua faksi Palestina dan meninggalkan "Abbas di belakang mereka.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Terungkap! Pesawat Hantam...
Terungkap! Pesawat Hantam Gedung di China Sebelumnya Nyaris Tabrak Pesawat Airbus A330
Rekomendasi
Seret, Penerimaan Pajak...
Seret, Penerimaan Pajak hingga Akhir Juni 2026 Belum Menyentuh Separuh Target APBN
Dari Rasa Penasaran...
Dari Rasa Penasaran Menjadi Inspirasi, Inilah Kisah Hery Lain Sisi
XPENG V1SION Night 2026,...
XPENG V1SION Night 2026, Tandai Babak Baru XPENG di Indonesia
Berita Terkini
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Infografis
Profil 10 Pahlawan Nasional...
Profil 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 dan Jasanya bagi Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved