Asal-usul Gerbang Neraka di Turkmenistan yang Misterius

Senin, 10 Januari 2022 - 14:30 WIB
loading...
A A A
Laporan lain menyebut situs surealis itu sebenarnya adalah ladang gas alam yang runtuh menjadi gua di desa Darvaza.

Meskipun tidak ada catatan tentang bagaimana lubang yang terbakar itu awalnya ditemukan, teori paling populer menunjukkan bahwa lubang itu dibuat pada tahun 1971, ketika Turkmenistan masih di bawah kekuasaan Soviet.

Menurut teori yang berkembang, ahli geologi menghantam kantong gas alam saat sedang mengebor minyak yang menyebabkan Bumi runtuh.

Diyakini bahwa untuk mencegah penyebaran metana, mereka membakarnya dan terus menyala sejak saat itu.

Kawah ini pernah ditampilkan dalam sebuah episode serial National Geographic "Channel Die Trying" pada 2013.

Penjelajah Kanada, George Kourounis, adalah orang pertama yang turun ke lubang api sedalam 100 kaki. Dia pun tidak dapat menjelaskan asal usul lubang itu.

Pada saat itu, dia mengatakan itu terlihat seperti "gunung berapi di tengah gurun", dan mengakui bahwa dia merasa "sedikit seperti kentang panggang".

"Itu terbakar dengan api yang sangat besar seperti ada banyak api di bawah sana," katanya.

“Siang atau malam, jelas terbakar. Anda dapat mendengar deru api jika Anda berdiri di tepi," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
Negara Pecahan Soviet...
Negara Pecahan Soviet Ini Ingin Gabung NATO, tapi Ditentang Rakyatnya
Tangkis Invasi Darat...
Tangkis Invasi Darat AS, Iran Kerahkan 1 Juta Pejuang, Siapkan Neraka Historis Pasukan Penjajah
CIA Coba Rekrut Perdana...
CIA Coba Rekrut Perdana Menteri Inggris Winston Churchill di Masa Perang
Rusia Pecah Kongsi dengan...
Rusia Pecah Kongsi dengan Azerbaijan, Berikut 4 Pemicunya
Tak Lagi Relevan, Kyrgyzstan...
Tak Lagi Relevan, Kyrgyzstan Robohkan Patung Lenin yang Menjulang Tinggi
Geely Hidupkan Kembali...
Geely Hidupkan Kembali Mobil Andalan Uni Soviet, Dirakit di Pabrik Volkswagen
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Tegas, Trump Larang...
Tegas, Trump Larang Netanyahu Balas Serangan Iran: Dia Harus Nurut!
Rekomendasi
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Nonton Gratis hingga...
Nonton Gratis hingga VIP, Ini Beragam Cara Menikmati Microdrama di V+Short
Berita Terkini
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved