CIA Coba Rekrut Perdana Menteri Inggris Winston Churchill di Masa Perang

Minggu, 26 Oktober 2025 - 10:03 WIB
loading...
CIA Coba Rekrut Perdana...
Perdana Menteri Inggris masa perang Winston Churchill. Foto/wikipedia
A A A
LONDON - CIA mencoba merekrut Perdana Menteri Inggris masa perang Winston Churchill untuk menyebarkan siaran propaganda di Radio Liberty yang didukung CIA pada tahun 1950-an. Langkah ini dalam upaya melemahkan Uni Soviet, menurut laporan Telegraph.

Pada puncak Perang Dingin, stasiun radio yang didanai CIA tersebut menargetkan Uni Soviet dengan siaran propaganda, sementara organisasi saudaranya, Radio Free Europe, berfokus pada sekutu Moskow.

Keduanya diam-diam dikendalikan dan didanai badan intelijen AS hingga tahun 1972 dan bergabung menjadi RFE/RL empat tahun kemudian.

Pada tahun 1958, para pengendali Radio Liberty menyarankan untuk memanfaatkan gelombang "revisionisme" yang mencengkeram Uni Soviet saat itu, dan memanfaatkan perpecahan ideologis yang muncul dalam Marxisme-Leninisme untuk melemahkan pemerintah, tulis Telegraph pada hari Sabtu, mengutip dokumen CIA yang telah dideklasifikasi.

Badan tersebut dilaporkan berfokus pada eksploitasi "para pemikir revisionis," yang menentang blok Soviet yang bersatu, demi negara-negara Komunis yang terpecah belah.

Churchill – yang saat itu berusia 83 tahun dan telah pensiun dari politik garis depan – adalah salah satu dari beberapa tokoh terkemuka yang ditargetkan untuk menyampaikan siaran-siaran ini, tulis Telegraph.

Meskipun Churchill adalah seorang anti-Komunis yang gigih, sebagaimana tercermin dalam pidato "Tirai Besi"-nya yang terkenal di Fulton pada tahun 1946, tidak ada bukti bahwa ia menerima undangan tersebut, demikian menurut laporan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi...
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi setelah Penandatanganan MoU, Bahas Program Rudal dan Nuklir
Rekomendasi
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Motif Penculikan Lansia...
Motif Penculikan Lansia 70 Tahun di PIK karena Dendam Asmara Tak Direstui
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Berita Terkini
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved