Tangkis Invasi Darat AS, Iran Kerahkan 1 Juta Pejuang, Siapkan Neraka Historis Pasukan Penjajah

Jum'at, 27 Maret 2026 - 17:30 WIB
loading...
Tangkis Invasi Darat...
Personel militer Iran mengambil bagian dalam latihan Pengendalian Cerdas Selat Hormuz, yang diluncurkan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam, yang sedang dilaksanakan di Teluk Persia dan Selat Hormuz pada 16 Februari 2026. Foto/Korps Garda Revolusi
A A A
TEHERAN - Iran mengumumkan pengerahan satu juta pejuang untuk melawan apa yang digambarkannya sebagai perang darat Amerika Serikat (AS) yang "bunuh diri" di tanah Iran. Menurut laporan, Teheran khususnya fokus pada pertahanan Pulau Kharg yang strategis, dari mana hampir 90% minyak Iran diekspor.

Kantor berita Iran, Tasnim, mengutip sumber militer yang menyatakan seiring meningkatnya spekulasi mengenai "kesalahan historis" oleh Amerika Serikat untuk terlibat dalam pertempuran darat di front selatan Iran, gelombang antusiasme telah melanda pasukan darat negara itu, yang siap menciptakan "neraka historis" bagi pasukan Amerika di tanah Iran.

Selain pasukan satu juta orang yang sudah dilengkapi untuk pertempuran darat, pejabat tersebut mencatat lonjakan besar dalam permohonan dari pemuda Iran selama beberapa hari terakhir.

Para sukarelawan dilaporkan membanjiri pusat-pusat perekrutan untuk pasukan paramiliter Basij, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), dan tentara reguler, yang ingin berpartisipasi dalam konflik yang diantisipasi.

Sumber militer tersebut menambahkan setiap upaya AS untuk membuka Selat Hormuz secara paksa akan menjadi tindakan "bunuh diri" dan "pengorbanan diri".

Sumber itu menegaskan Iran sepenuhnya siap menghadapi eskalasi semacam itu dan tetap berkomitmen menjaga jalur air strategis tersebut tetap tertutup.

Baca juga: Iran Tingkatkan Ekspor Minyak Jadi 1,5 Juta Barel Per Hari Meskipun Perang Berlangsung
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
Sidang PK Nikita Mirzani...
Sidang PK Nikita Mirzani Ditunda hingga 1 Juli 2026, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Berita Terkini
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved