11 Kali Divaksin COVID-19, Kakek 84 Tahun Ditangkap Polisi

Sabtu, 08 Januari 2022 - 20:02 WIB
loading...
11 Kali Divaksin COVID-19,...
Kakek di India, Brahmadeo Mandal, ditangkap setelah mencoba mendapatkan suntikan vaksin ke-12 kali. Foto/The Sentinel Assam
A A A
NEW DELHI - Seorang pria di India mengaku telahdisuntik vaksin COVID-19 setidaknya 11 kali ditangkap dari pusat kesehatan primer sebelum dia bisa mendapatkan suntikan ke-12.

Menurut laporan surat kabar The New Indian Express pria itu bernama Brahmadeo Mandal, seorang warga negara bagian Bihar timur berusia 84 tahun. Ia berhasil mendapatkan belasan kali vaksinasi dengan menggunakan kartu identitas yang berbeda dan nomor ponsel kerabatnya.

“Pemerintah telah membuat hal yang luar biasa,” kata Mandal, menjelaskan keinginannya untuk mendapatkan vaksinasi yang berlebihan seperti dikutip dari Independent, Sabtu (8/1/2022).



Pemerintah federal India memerintahkan dua kali vaksinasi untuk warganya, dengan suntikan penguat diizinkan untuk petugas kesehatan dan garis depan serta mereka yang berusia di atas 60 tahun yang memiliki penyakit penyerta mulai 10 Januari.

Mandal, yang seorang pensiunan pegawai departemen pos, mengatakan dia menerima suntikan vaksin pertamanya pada 13 Februari tahun lalu. Setelahnya ia mendapatkan vaksinasi masing-masing pada bulan Maret, Mei, Juni, Juli dan Agustus setelah itu.

Dia kemudian melanjutkan untuk mendapatkan tiga vaksinasi pada bulan September menggunakan tiga kartu identitas yang berbeda miliknya. Ini termasuk kartu identitas pemilih dan kartu Aadhaar, kartu identitas yang memberikan 12 digit nomor identifikasi unik untuk setiap warga negara.

Baca juga: Positif COVID-19, 13 Penumpang Pesawat Carter Kabur dari Karantina

Mandal mengklaim bahwa pada akhir tahun 2021, ia telah menerima 11 suntikan vaksin. Dia menambahkan bahwa dia merasa lebih baik setelah mendapatkan setiap vaksin, menurut The New Indian Express.

Kakek itu mengaku telah menyerahkan kartu Aadhaar dan nomor ponselnya setidaknya delapan kali. Dia juga mengatakan dia menggunakan KTP pemilih dan nomor ponsel istrinya tiga kali.

Pejabat distrik di daerah tersebut telah memerintahkan penyelidikan atas masalah tersebut.

"Penyelidikan akan menemukan bagaimana Mandal berhasil mendapatkan begitu banyak vaksinasi," kata Amrendra Pratap Shahi, seorang ahli bedah sipil distrik.

Baca juga: Kasus COVID-19 Global Catat Rekor di Tengah Serbuan Varian Omicron

Insiden ini terjadi pada saat India berlomba untuk memvaksinasi seluruh penduduknya secara penuh. Kesenjangan lebar tetap ada antara warga yang telah menerima dosis pertama dan mereka yang belum menerima suntikan kedua.

Perdana Menteri India Narendra Modi telah mengklaim pemerintahnya akan memvaksinasi semua 1,3 miliar penduduk negara itu pada 31 Desember tahun lalu.

Namun, data resmi menunjukkan 89,4 persen orang telah menerima dosis pertama tetapi hanya 64,2 persen yang menerima dosis kedua pada 31 Desember 2021.

Baca juga: 85% Penduduk Miliki Antibodi, Diduga Penyebab COVID-19 di Indonesia Melandai
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Netanyahu Sebut Negara...
Netanyahu Sebut Negara Asia Ini Cinta Luar Biasa terhadap Israel
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved