Sosok Tokayev, Presiden Kazakhstan yang Sebut Demonstran Teroris dan Layak Dilenyapkan

Sabtu, 08 Januari 2022 - 10:33 WIB
loading...
Sosok Tokayev, Presiden...
Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev yang merespons protes berdarah dengan tangan besi. Dia menyebut para demonstran sebagai teroris. Foto/REUTERS
A A A
NUR-SULTAN - Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev merespons protes berdarah dengan "tangan besi". Dia menyebut para demonstran sebagai "teroris" dan mengatakan mereka yang turun ke jalan layak untuk dimusnahkan.

Tokayev juga secara samar mengisyaratkan bahwa “orang asing” berada di balik kerusuhan hebat di negaranya.

Baca juga: Massa Marah, Robohkan Patung Presiden Pertama Kazakhstan Nursultan Nazarbayev

Protes berdarah yang hingga kini telah menewaskan puluhan demonstran dan petugas polisi dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar gas. Kebijakan itu menjadi ironi bagi Kazakhstan sebagai negara yang kaya minyak dan gas.

Sosok Tokyev dikenal sebagai politisi veteran dan diplomat yang telah mengambil "daun" dari buku pedoman konspirasi Kremlin.

Tokayev menghabiskan tahun-tahun pembentukan kariernya dalam pelayanan Kementerian Luar Negeri Uni Soviet. Setelah lulus dari sekolah di Almaty–tempat kerusuhan terburuk minggu ini–dia belajar hubungan luar negeri di sebuah institut negara di Moskow.

Tokayev mengkhususkan diri dalam bahasa China. Dia menguasai bahasa tersebut, bergabung dengan divisi timur jauh dari Kementerian Luar Negeri Soviet dan menghabiskan sebagian besar tahun 1980-an di Kedutaan Soviet di Beijing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
AS Sebut Sekutu NATO...
AS Sebut Sekutu NATO yang Kaya Justru Jadi Inkubator Teror
Gara-gara Puisi, Editor...
Gara-gara Puisi, Editor Bahasa Kazakh Divonis 6,5 Tahun Penjara di Xinjiang
Usai Baku Tembak Mematikan,...
Usai Baku Tembak Mematikan, Kuba Identifikasi Penyusup Teroris dari AS
Teroris Brenton Tarrant...
Teroris Brenton Tarrant Pembantai 51 Muslim Ajukan Banding dengan Alasan Hukumannya Tak Manusiawi
Karina Ranau Didorong...
Karina Ranau Didorong Pria hingga Terjatuh Saat Tegur Parkir Motor
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Berita Terkini
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved